TETAP TINGGAL DI DALAMNYA

0
117

 

Ada seorang anak yang sangat dikasihi oleh kedua orang tuanya. Segala hal yang bersifat positif selalu mendapatkan dukungan. Tidak heran jika anak itu merasa sangat bahagia dan beruntung telah dilahirkan di tengah-tengah keluarga yang menyayanginya. Suatu ketika, si anak ingin melanjutkan sekolahnya keluar negeri. Dan dengan berat hati, orang tuanya pun memberi izin.

Selama beberapa minggu, anak itu merasa sangat bebas sebab tidak lagi diawasi oleh orang tuanya. Namun setelah tinggal sendiri selama beberapa bulan, anak itu merasa sangat kesepian. Tidak ada lagi orang-orang yang peduli padanya. Tidak ada pula yang menegurnya setiap saat. Anak itu merindukan kedekatan dengan kedua orang tuanya.

Seperti itu pulalah hubungan kita dengan Tuhan. Mungkin kita merasa tidak bebas saat berjalan di jalan Tuhan. Ada begitu banyak aturan yang mengekang kita untuk tidak menjadi serupa dengan dunia. Tuhan selalu menegur bila hati dan pikiran kita mulai mengarah ke hal negatif.

Kemudian kita memutuskan untuk keluar dari peraturan Tuhan. Kita pun menjadi bebas untuk bergaul dengan dunia beserta hal-hal buruk di dalamnya. Tanpa kita sadari, hidup kita dipenuhi dengan dosa. Saat dunia tak mampu lagi menolong, barulah kita ingat akan kasih Bapa.

Jangan pernah meninggalkan Bapa hanya untuk mengejar kenikmatan duniawi. Tinggalah menetap di dalam kasih-Nya. Ajaran dan perintah Tuhan tidak akan pernah menyesatkan. Jalan Tuhan adalah menuju terang, bukan jalan kebinasaan seperti yang dunia tawarkan.

*_Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7)_*

Tetap semangat dalam Tuhan Yesus Kristus, terus berjuang dan Tuhan mengasihi selalu.

Baca juga  SUKACITA DI SORGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here