Menjadi Sahabat Allah

0
564

Oleh: Stefanus Wiji Suratno

 

Yakobus 4:4 (TB) Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Orang yang bisa disebut sahabat biasa ada beberapa kriteria yaitu Setia, Penuh Perhatian, Taat dan selalu ada dalam semua keadaan. Orang yang tidak setia pada Allah biasanya karena dia lebih mendahulukan kepentingan pribadi atau nafsu dunia dari pada kepentingàn untuk Tuhan. Orang yang demikian akan menjadi musuh Allah. Dan Tuhan mau kita menjadi sahabat Allah.

Abraham adalah salah satu umat Tuhan dan hamba Tuhan yang taat penuh dengan perintahNya sehingga dia disebut sebagai sahabat Tuhan ( Yakobus 2 : 23 ).

Iman Abraham bekerja bersama-sama dengan perbuatannya. Allah meminta anaknya yang dikasihi Abraham yaitu Ishak untuk dipersembahkan kepada Tuhan . Secara manusia sulit untuk menjalankannya. Tapi iman Abraham sangat tinggi dan diikuti saja semua perintah Tuhan. Saat Abraham mau membunuh Ishak maka Tuhan berkata jangan bunuh anak itu. Allah mengerti iman Abraham yang sungguh-sungguh ( Keluaran 22 : 1-18 ).

Sahabat yang baik selalu ada setiap waktu demikian pula kita punya waktu hendaknya kita pergunakan untuk Allah ( Amsal 17 : 17 ).

Selalu menghibur sahabatnya saat dia menghadapi masalah ( Ayub 2 : 11 ). Sekalipun ayub dicemooh oleh sahabat-sahabatnya tetapi dia tetap mengarahkan matanya kepada Allah ( Ayub 16 : 20 ) memohon belas kasihan Tuhan. Tuhan telah menyebut kita bukan hamba lagi tetapi sahabat karena Tuhan telah terbuka dengan kita ( Yohanes 15 : 15 ). Rasul Paulus selalu ingat akan sahabat-sahabatnya dimana saja dia berada ( Kisah Rasul 27 : 3 ).

Baca juga  Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Jadi hendaknya kita gunakan waktu kita yang singkat ini untuk taat, setia dan selalu dekat dengan Allah sehingga Allah meningkatkan status kita dari hamba Allah menjadi sahabat Allah. Karena sahabàt adalah kepercayaan maka jadilah kita menjadi kepercayaan Allah.

Kesimpulan dan Doa :
Karena kita sudah menjadi sahabat-sahabat Allah maka apapun yang kita perlukan kita bisa sampaikan langsung kepada Allah apa yang kita butuhkan dan perlukan maka Allah akan memenuhi segala permintaan kita.

Salam kasih
Stefanus Wiji Suratno
Dosen Program Doktor Ilmu Manajemen
Universitas Persada Indonesia dan Universitas Katolik Parahiyangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here