Klarifikasi Kepengurusan PKNI 2018-2022

0
250

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Berdasarkan banyaknya simpang siur informasi mengenai kepengurusan terbaru PKNI, kami ingin memberikan penjelasan mengenai kepengurusan terpilih periode 2018-2022 dari hasil Kongres Luar Biasa (KLB). PKNI mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dan Kongres Luar Biasa (KLB) PKNI 2018. Acara yang diselenggarakan pada 20 sampai 23 September 2018 di Neo+ Hotel Kebayoran ini diikuti oleh 16 Konstituen PKNI dari seluruh Indonesia seperti PKN Makassar, GARUDA, AKSI NTB, PKN Bukittinggi, TASKON, PKN Bogor, PKN Bandung, PKN Kepri, PILOT, KIPAS, JARKONS, Super PM, MMC, IKON Bali, Perbansakti, dan Kopenham.

 

Penyelenggaraan Munaslub dan KLB PKNI ini dinilai penting dalam menyelesaikan konflik dan polemik internal PKNI. Munaslub dan KLB PKNI ini juga diharapkan mampu menjelaskan kepada publik status dan struktur yang sah mengenai PKNI di tengah banyaknya simpang siur informasi yang mengatasnamakan PKNI.

 

Dalam Munaslub dan KLB diadakan pemilihan Koordinator Nasional, Dewan Pengurus, dan Dewan Pengawas PKNI secara terbuka oleh ke-enam belas konstituen yang hadir. Berikut adalah daftar struktur terbaru PKNI periode 2018-2022:

 

Koordinator Nasional  : Farid Satria (PKN Makassar)

Dewan Pengurus         :

1.     Jawa                                  : Bambang Yulistyo Dwi M (PKN Bogor)

2.     Sumatera                            : Hendry Salfriandi (Taskon)

3.     Nusa Tenggara & Bali          : Rudi Taryadi Saputro (PILOT)

4.     Kalimantan                          : Troy Purimahua (Perbansakti)

Baca juga  Menteri PPPA Yohana Yembise Ajak Perempuan Gunakan Kapasitas Maksimal dalam Seminar BEM UPH ‘Perempuan dan Kapabilitasnya’

5.     Sulawesi                             : Wahyu Khresna (GARUDA)

6.     Perwakilan Perempuan        : Deasy Nathalia (GARUDA)

 

Dewan Pengawas        :

1.     Doddy Parlinggoman (PKN Bogor)

2.     Hasiholan Tobing (PKN Kepri)

3.     Novian Heryawan (IKON Bali)

“Di hadapan rekan-rekan semua, atas nama saya pribadi dan sebagai Koordinator Nasional terpilih, saya mohon bantuan dan dukungan ke depannya,” kata Farid Satria setelah terpilih secara sah menjadi Koordinator Nasional PKNI periode 2018-2022.

 

Di akhir KLB PKNI, 23 September 2018, beberapa mitra pun hadir dan memberikan pendapatnya tentang polemik yang terjadi di tubuh PKNI. Yanuar Sadewa dari BNN menyampaikan harapannya untuk PKNI menyelesaikan polemik yang ada. “Kami juga berharap struktur yang telah terpilih hari ini dapat datang ke kami untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri,” tambahnya. “Selamat kepada Farid, semoga nanti program tetap bisa berjalan dengan baik. Maju terus PKNI!,” dukung Tiara Nisa dari WHO. Ria Ningsih dari LINKAGES juga berharap yang sama, ia mengatakan bahwa Ia merasakan aura positif, energi yang baik, serta kebersamaan yang begitu solid. “Kami berharap untuk dapat segera bekerja sama dengan PKNI,” ujarnya. Semoga hasil pemilihan kepengurusan terbaru ini dapat membuka kerja sama yang lebih baik lagi dengan seluruh mitra-mitra PKNI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here