Presiden Jokowi  Yakin Anak Muda Indonesia Mampu Bersaing di Era Revolusi Industri 4.0

0
166

Jakarta, Suarakristen.com

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka _Young on Top National Conference_ (YOTNC) yang dihelat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu, 25 Agustus 2018. Acara ini merupakan yang kedelapan kalinya digelar sejak dimulai pada tahun 2011 lalu.

Pada kesempatan ini, Presiden menyampaikan revolusi industri 4.0 beserta perubahan-perubahannya sedang terjadi dengan sangat cepat. Oleh karena itu, Presiden mendorong anak-anak muda Indonesia untuk tidak takut menghadapi tantangan, mau membuka diri terhadap perubahan, dan tidak takut untuk berkompetisi.

“Saya meyakini anak-anak muda kita bisa bersaing dengan anak-anak muda dari negara-negara lain. Saya yakin itu,” kata Presiden.

Kemajuan-kemajuan teknologi seperti _artificial intelligence_, _advance robotic_, 3D _printing_, _virtual reality_, hingga _cloud computing_, menurut Presiden, memiliki dua sisi. Pertama, sebagai tantangan yang perlu dihadapi dan diantisipasi, dan kedua sebagai peluang yang harus diketahui dan dimanfaatkan dengan baik.

“Inilah yang akan membawa sebuah negara maju atau tidak maju ke depan. Kalau kita bisa mengantisipasi, bisa menyiapkan, bisa merencanakan bagaimana kita menghadapi revolusi industri 4.0. Dan menurut saya yang bisa menghadapi ini hanya satu, anak-anak muda, _youthers_,” ujarnya yang disambut tepuk tangan sekira 1.000 anak muda yang hadir.

Kepala Negara juga mendorong anak-anak muda untuk berani memulai sesuatu meski itu baru sebuah ide. Karena menurutnya, zaman sekarang yang dijual adalah ide atau gagasan. Ia pun memberi contoh Elon Musk, tokoh yang mendirikan _SpaceX_, sebuah perusahaan transportasi luar angkasa Amerika Serikat.

“Seperti tadi yang saya sampaikan Elon Musk, itu menjual ide, menjual gagasan. Tapi investor yang ingin mendanai banyak sekali, antri, karena memang gagasannya gagasan besar, idenya adalah ide besar yang bagus sekali. Saudara-saudara juga sama, entah _startup_, entah ingin memulai sesuatu,” tutur Kepala Negara.

Baca juga  FORUM LINTAS HUKUM INDONESIA: QUO VADIS KPK PASCA AGUS RAHARDJO, DKK. ATAS NAMA PIMPINAN KPK MENGEMBALIKAN MANDAT PIMPINAN KPK KEPADA PRESIDEN.

Pada acara yang mengangkat tema #terusMENGINSPIRASI tersebut, Presiden didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Jakarta, 25 Agustus 2018

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here