HKBP MENJADI TUAN RUMAH SEMINAR UEM PERINGATAN 100 TAHUN KEMATIAN MISSIONARIS DR.I.L. NOMMENSEN

0
1299
Tampak Dari Kanan Nomor 7 Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bersama dengan Para Pimpinan Gereja, Para Narasumber, dan Kepenguran UEM berfoto bersama usai pemberian buku karya Ompu i Ephorus.

 

Tampak Dari Kanan Nomor 7 Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bersama dengan Para Pimpinan Gereja, Para Narasumber, dan Kepenguran UEM berfoto bersama usai pemberian buku karya Ompu i Ephorus.

 

 

 

Laguboti, Suarakristen.com

 

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menjadi tuan rumah peringatan 100 Tahun Kematian Missionaris Dr. I.L.Nommensen. Sehubungan dengan itu, Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing menjadi Keynote Speaker di Seminar 100 Tahun HKBP Pasca Dr.I.L. Nommensen di Aula Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP, Laguboti 22 Mei 2018.

 

Momentum Peringatan 100 Tahun Pasca Kematian I.L.Nommensen menjadi menjadi momentum mengevaluasi, mereaktualisasi, dan revitalisasi Pelayanan masa kini dan masa depan, ujar Ephorus HKBP.

 

Ompu i Ephorus HKBP juga memberikan Buku yang telah ditulis dengan judul TUMBUH LOKAL, BERBUAH UNIVERSAL kepada Para Narasumber dan Para Pimpinan Gereja serta tamu lainnya. Buku ini memuat ulasan tentang pelayanan para missionaris di Tanah Batak yang berbuah dengan berdirinya gereja dan tersebarnya Injil di Tanah Batak, menyangkut bagaimana gereja dengan pelayanannnya merevitalisasi pelayanan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

 

Saat ini memasuki detik detik kematian Nommensen yang tepatnya besok Rabu 23 Mei 2018 dengan Ibadah Raya. Bukan hanya Nommensen Missionaris di Tanah Batak, ada banyak Missionaris baik yang lebih dahulu, masa kini dan setelah Nommensen, bahkan ada kajian yang bisa menunjukkan ada sampai 96 orang Missionaris di Tanah Batak, dan mungkin masih ada yang belum pernah dibicarakan dan diberitakan. Nommensen dengan gelar Rasul orang Batak, menjadi titik berangkat bagi gereja – gereja untuk membicarakan banyaknya para Missionaris yang perlu diberitakan karya pelayanannya.

 

Ephorus HKBP menambahkan, ada banyak kegiatan yang dilakukan di wilayah Tapanuli Raya secara khusus dari Barus, Sihorbo, Sipirok, Silindung, dan Sigumpar, diantaranya Napak Tilas, Seminar 100 Tahun HKBP Pasca Dr. I.L.Nommensen, Fun Bike, Penanaman Pohon, Mengunjungi Situs situs sejarah Pekabaran Injil, Ibadah Raya, dan lain – lain.

 

Seminar ini menghadirkan Narasumber diantaranya: Bishop BNKP Pdt. Tuhoni Telaumbanua, Ph.D, Kadep Koinonia HKBP Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, Tulisan Wolfgang Apelt dari Jerman, Pdt. Dr. J.R. Hutauruk, Pdt. Dr. Uwe Hummel, dan Rosmalia Barus, yang dimoderatori Pdt. Dr. Andar Pasaribu.

 

Turut hadir juga dalam seminar ini, Kepala Departemen UEM Wilayah Asia Pdt. Petrus Sugito, Moderator UEM Pdt. W.T.P Simarmata MA, Para Pimpinan Gereja – gereja Anggota UEM, Para Ketua Lembaga Pendidikan HKBP, Para Praeses HKBP, Pada Utusan Pemkab Kabupaten Tobasa, dan Para Pelayan HKBP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here