Garis Besar Panduan Pelaksanaan Kerja Bagi Pejabat Baru: Bagian 2

0
455

Oleh: P. Adriyanto

 

*Tujuan Penyiapan Panduan*

 

Perusahaan harus terus exist dan bergerak dinamis, sehingga direksi terutama President, CEO dan CHRO (Chief Human Resource Officer)/HRD Director, harus selalu menempatkan manajer yang berkompetensi tinggi di semua tingkat organisasi. Direksi yang profesional harus mengutamakan pemberdayaan sumber daya manusianya agar dapat memberi kontribusi maksimal bagi pertumbuhan perusahaan. Oleh sebab itu, penggantian manajer yang tidak cakap, yang mengundurkan diri atau pengisian posisi jabatan baru akibat pengembangan usaha, harus benar – benar mendapatkan perhatian serius dari direksi.

 

Kecermatan dalam menyeleksi calon pejabat harus dibarengi dengan perlakuan yang adil terhadap mereka, dengan memberi kesempatan kepada mereka  untuk membuktikan kompetensinya dalam *masa transisi selama 90 hari.*

Selama masa transisi tersebut, harus ada kerjasama yang intensif antara pejabat yang baru dengan direksi dan manajemen perusahaan seluruhnya.

Kerjasama tersebut antara lain dalam bentuk:

 

^ Pendiskusian *Program Kerja 90 hari* yang disiapkan oleh Pejabat baru, bersama Direksi dan manajemen senior untuk menyempurnakan program kerja tersebut, terutama yang menyangkut sasaran/takut, strategi dan langkah-langkah untuk pencapaian sasaran tersebut.

 

^ Counseling dan couching  terhadap pejabat baru dan dukungan lain.

 

^ Pejabat baru harus memberikan laporan mingguan tentang hasil kerja, kendala/masalah-masalah yang dihadapi dan solusinya, peluang  dan ancaman di pasar, persaingan, intensitas kerjasama dengan para karyawan, tingkat keterlibatan para karyawan (employee engagement) dan masalah-masalah lain yang menyangkut ketersediaan dan kecukupan semua sumber daya.

 

^ Penilaian kinerja bulanan oleh direksi.

Apabila memang dinilai pejabat baru sudah tidak bisa diharapkan untuk memperbaiki kinerjanya, maka harus dilakukan penggantian.

*_Kegagalan pada saat masa transisi biasanya merupakan pertanda kegagalan seterusnya._*

 

*Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Oleh Pejabat Baru Dalam Masa Transisi*

 

Ada beberapa tindakan/langkah yang harus dilakukan:

 

# Pendekatan kepada para karyawan yang biasanya belum sepenuhnya percaya pada kepemimpinan pejabat baru. Bahkan ada sebagian yang melakukan resistensi/penolakan, karena takut kemapanan yang selama ini dirasakan akan terganggu dengan kehadiran pejabat yang baru.

Pejabat Baru ini tidak perlu mengobral janji kepada para karyawan, seperti yang dilakukan oleh kandidat pejabat pemerintahan. Sebaliknya juga tidak bersikap arogan dalam kepemimpinannya.

Harus diingat, ada kemungkinan para karyawan tidak memberi dukungan bahkan bisa melakukan penyabotan secara diam-diam. Mereka menolak instruksi, mengajukan masalah/pertanyaan yang sebenarnya bersifat menguji.

Sehebat-hebatnya kompetensi pejabat terkait, bila tidak mendapat dukungan dari orang-orang yang dipimpinnya, akan gagal dalam menjalankan tugasnya.

 

Berikut ini beberapa tips berdasarkan pengalaman saya, bagaimana mendapatkan penerimaan dan dukungan para karyawan:

¹ Cari tahu siapa yang  berperan sebagai informal leader. Ajak dia untuk berdiskusi tentang:

 

* masalah-masalah dan masalah potensial yang sedang dihadapi oleh organisasi /sub organisasi.

 

* Apa keluhan-keluhan dari para karyawan  dan harapan-harapan mereka.

 

* Ajak para karyawan untuk berpartisipasi dan tumbuhkan keterlibatan

(engagement) dalam batas-batas tertentu untuk menyehatkan dan menumbuhkan perusahaan.

 

² Dalam rangka melakukan perbaikan atau pembenahan terlebih baru merupakan startup, maka anda harus melakukan peramuan berupa penyeleksian para karyawan untuk ditempatkan di posisi-posisi yang lebih tepat sesuai dengan kompetensi dan minatnya. Dengan demikian, dapat diharapkan motivasi mereka akan meningkat.

 

# Anda harus secepatnya melakukan pengembangan kemampuan mereka (grooming) sesuai dengan kelemahan mereka dan kebutuhan perusahaan.

 

# Melakukan coaching dan mentoring terhadap para karyawan agar dapat memberi kontribusi maksimal bagi perusahaan.

 

# Anda harus selalu  ingat adanya ungkapan dari Lawrence Fine:

*_”Great leaders surround themselves with great people. “_*

Itulah persyaratan utama bila anda ingin sukses.

Akan lebih baik lagi bila orang-orang di sekitar anda mempunyai kompetensi dan pengalaman yang lebih baik dari anda. Anda bukan super leader yang menguasai seluruh aspek pekerjaan. Oleh sebab itu, anda harus melakukan introspeksi, apa kekuatan dan kelemahan anda.

 

Bersambung.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here