Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kau tempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan” ( Kejadian 3;12)

0
585

Oleh: Stefanus Widananta

 

Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kau tempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan”

Kejadian 3;12

 

Sudah terlalu sering kita mendengar dan melihat dinginnya bahkan hancurnya sebuah rumah tangga, karena sang suami selalu menyalahkan isterinya dan tidak sedikit yang memperlakukan isterinya seperti pembantu rumah tangga

Kisah Adam memperlihatkan kepada kita bahwa menyalahkan orang lain terjadi karena manusia jatuh di dalam dosa dan dampak dari dosa, manusia berbuat dosa oun tidak merasa berdosa

 

Adam malah mempersalahkan pasangannya yang di tempatkan Allah menjadi penolong yang sepadan baginya

Adam lari dari tanggung jawabnya sebagai seorang kepala keluarga, dia dengan entengnya menyakahkan Hawa, bukannya memeriksa diri dan menyadari kesalahannya, eh malah menyalahkan orang lain, itulah yang juga sering kita lakukan

 

Relasi antar suami isteri, hubungan antara sesama manusia menjadi rusak akibat dosa, hubungan yang awalnya begitu indah, penuh kasih, berubah menjadi saling membenci dan menyakiti dan kalau perlu menghancurkan kehidupan pasangannya

Manusia menjadi cenderung mencintai dirinya sendiri dan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dan membuang kesalahan kepada orang lain

Kita juga melihat Hawa yang tidak mau dipersalahkan, dia juga mencari “kambing hitam”, “Jawab perempuan itu; “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan”, manusia saling menyalahkan dan menghancurkan

 

Yesus pernah mengatakan, “Mengapa engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?”

Marilah kita belajar untuk tidak menyalahkan orang lain dan belajar melihat diri kita sendiri dahulu

Yesus mau kita mengeluarkan balok dari mata kita dahulu sebelum kita mengeluarkan selumbar dari mata orang lain

 

Tuhan Yesus memberkati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here