Organ Relawan Pro Jokowi Kembali Akan Melaksanakan Silatnas Ke-2 Untuk Mendukung Pemerintah Membumikan Pancasila Untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera

0
631

 

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Organisasi relawan pendukung jokowi kembali melaksanakan acara Silahtuhrahmi Nasional (Silatnas) kali kedua, yang diikuti oleh 3000 peserta yang berasal dari 21 organisasi relawan. Siltnas II yang bertemakan “Pancasila Rumah Kita”. Tujuan utamanya, tentu saja selain bersilahtuhrahmi diantara organ pendukung Jokowi-JK, juga konsulidasi untuk memperkuat dukungan terjadap kebijakan dan program pemerintah.

 

Menurut M Yamin, Ketua Silatnas II, bentuk dukungan yang diberikan terhadap pemerintah Jokowi-JK, adalah kerja-kerja pengorganisasi di masing-masing organ relawan dan mensinergikannya di antara organ relawan.

 

“Tujuan untuk berkontribusi pada keberhasilan kebjikan dan program pemerintah. Bentuknya, menginformasikan keberhasilan pemerintahan, meluruskan informasi yang salah beredar di masyarakat,” ujar Yamin.

 

Yamin menjelaskan, organ relawan dalam Silatnas mendukung semua kebijakan dan program pemerintah yang berkaitan dengan upaya memperkuat Pancasila. Menurutnya, relawan juga tidak pernah ragu sedikitpun untuk mendukung Pancasila sebagai ideologi bangsa, dan melawan faham-faham radikal yang anti terhadapnya.

 

“Itu dilakukan karena Pancasila telah menjadi perekat kebhinnekaan kita, yang mempersatukan kita dalam satu rumah kebangsaan Indonesia.
Oleh sebab itu, kebijakan lain pemerintah yang memperkuat peran Pancasila tentu akan terus didukung,” urai Yamin.

 

Berkaitan dengan Perppu nomor 2 tahun 2017, Sekretaris Silatnas II Michael Umbas menyatakan, pemerintah konsisten dalam upaya pengarusutamaan (mainstreaming) Pancasila. Tuduhan bahwa Perppu akan menimbulkan sentralisme kekuasaan, dan membuka peluang pemerintah menjadi otoriter, menurutnya sangat tidak berdasar.

 

“Tiap putusan pemerintah atas pembubaran ormas bisa dibawa ke pengadilan TUN, dan bisa diuji materialkan kelak di MK. Saat ini kita mengalami darurat radikalisme, itu yang harus kita hadapi,” kata Umbas.

 

Menurut Umbas, walau sering dihujani kritik bahkan fitnah, Presiden tetap fokus untuk mencapai target-target perbaikan ekonomi rakyat. Hal tersebut yang menyebabkan kinerja pemerintah meningkat dari waktu ke waktu.

 

Baca juga  Pengusaha Nasional Tomy Winata: Saya Membeli Cessie ini Untuk Menghindari Permasalahan yang Dapat Menganggu Kepercayaan Investor Lokal Atau Asing

“Stabilitas harga dan kenyamanan mudik saat Ramadhan dan Idul Fitri itu bukti. Tak heran hasil survey Gallup yang dirilis pada tanggal 13 Juli 2017 oleh OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), Indonesia menempati peringkat pertama dalam survey keyakinan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” urai Umbas.

 

Di akhir konperensi pers, organ relawan yang bergabung dalam Silatnas 2, berkomitmen untuk terus menyampaikan capaian pemerintah, bukan untuk menunjukkan rasa cepat puas. Tetapi menurut mereka, capaian-capaian itu memang harus diinformasikan, untuk menjaga sikap optimistik di masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here