HARAPAN BAGI SIDANG MPL PGI 2017

0
633
Pdt. Weinata Sairin dan isteri
Pdt. Weinata Sairin dan isteri

Jakarta, Suarakristen.com

“Doakanlah pelaksanaan Sidang MPL Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2017. Pikiran Pokok Sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI tahun 2017 “Spiritualitas Keugaharian: Menggapai Keadilan Agraria untuk Semua” berlangsung di Salatiga, Jawa Tengah tanggal 27 – 31 Januari 2017. Seluruh rangkaian persidangan dapat diikuti melalui link pgi.or.id/live-streaming/. Pembukaan akan dihadiri oleh seluruh gereja gereja di Indonesia, Menteri Agama, Pimpinan KPK dan Gubernur Jawa Tengah,demikian seruan dan harapan yang diungkapkan Pdt. Weinata Sairin, pada Suarakristen.com (27/1/17) atas Sidang MPL PGI di Salatiga, Jawa Tengah.

Seru Pdt. Weinata Sairin lebih lanjut,”Kiranya Sidang diarahkan Roh Kudus agar mampu merumuskan keputusan cerdas bernas di seputar topik Gereja, Masyarakat,Bangsa dan Negara utamanya memberi pemikiran yang relevan untuk melawan terorisme, radikalisme, merawat kemajemukan, mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.

Dalam hubungan dengan Pilkada serentak MPL PGI kiranya mengingatkan Gereja-gereja agar tetap dapat mewujudkan dirinya sebagai Gereja yang tidak berpolitik praktis dan berpihak serta mengayomi semua elemen yang ada dalam masyarakat.”

Ungkap Pdt. Weinata lagi,”Pengalaman pada waktu pilpres ketika ada pimpinan Gereja memberikan dukungan kepada salah satu calon bahkan mengajak seluruh.anggota jemaatnya untuk melakukan hal yang sama sehingga memposisikan Gereja sebagai institusi melakukan politik praktis harus jadi pembelajaran bagi Gereja.

Gereja sebagai institusi dan Pimpinan Gereja tidak boleh berpolitik praktis. Pimpinan Gereja dan Gereja harus membuat jarak dengan kekuasaan.”

“Di tengah berbagai hambatan yang dialami Gereja-gereja dalam menjalankan pelayanannya bahkan ditengah berbagai hujatan terhadap kekristenan, upaya untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan dasar yang lain, maka PGI tak bisa tinggal diam. PGI harus memberikan panduan bagi umat serta memberi kontribusi pemikiran kepada Pemerintah. Pemerintah harus didorong untuk bersikap tegas terhadap individu atau institusi ysng jelas jelas melakukan ujaran kebencian atau penghujatan terhadap Pancasila atau terhadap kelompok-kelompok yag ada dalam masyarakat.
PGI dan Gereja-gereja harus makin solid dan bersatu, tajam melihat tanda-tanda zaman dan bersama elemen elemen yang ada dalam masyarakat bersatu padu melawan korupsi, narkoba dan melawan setiap gerakan yang merongrong NKRI,”harap Pdt. Weinata Sairin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here