Remaja dan Pemuda HKBP Harus Pro-aktif Memerangi Narkoba!

0
949
Para peserta training sedang berpose bersama
Para peserta training sedang berpose bersama

Jakarta, Suarakristen.com

“Merokok adalah pintu masuk narkoba! Jumlah pengguna narkoba meningkat karena jumlah perokok juga meningkat. Serentak dengan masuknya zat adiktif nikotin rokok ke dalam tubuh kita, terjadilah kerusakan pada korteks otak sang perokok sehingga menimbulkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh dan syaraf otak,” tegas motivator Yerry Pattinasarany dan Fendy Samosir pada Training of Trainers (ToT) Duta Muda Berprestasi Bebas Narkoba yang diadakan oleh Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik 8 DKI Jakarta pada 17-19 Juni 2016 di Kinasih, Depok. selain Yerry dan Fendy, pembicara lainnya adalah Pdt. Colan W.Z. Pakpahan MTh, Pdt. Kotler Siagian STh, Pdt. Pison Sinambela STh, Ruth Yuni Salomo, Yunpri Hutagalung, Guru Simbolon, dan Partogi Samosir.

Remaja dan pemuda Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di DKI Jakarta harus proaktif memerangi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan pemuda, ujar Praeses HKBP Distrik 8 DKI Jakarta Pdt. Colan W.Z. Pakpahan MTh ketika membuka ToT yang diikuti oleh 50 peserta dari 21 resort gereja HKBP.

Untuk itu remaja dan pemuda HKBP harus menjadi sahabat bagi teman-teman sebayanya, imbuh Ambassador for Peace Partogi Samosir, ketika ia memandu para peserta membuat rencana aksi pribadi mereka masing-masing yang akan mereka lakukan di sekolah, kampus, kantor, gereja, dan keluarganya.
Mulailah dengan menyapa rekan sebayamu dengan ramah, hormat, dan antusias. Perkenalkanlah dirimu dan berkenalanlah dengan orang itu. Mulailah dengan pembicaraan yang umum, misalnya mengenai cuaca, keadaan di tempat kalian bertemu, berita yang sedang hangat dan lain-lain. Cari bahan pembicaraan yang menyenangkan seperti hobi, pekerjaan, keluarga, prestasi, dan lain-lain. Kemudian masuklah ke dalam kehidupan sehari-harinya, kata Partogi Samosir yang adalah dosen di STT Reformed Indonesia.

Baca juga  Memutus Rantai Radikalisme ASN

ToT diakhiri dengan mengunjungi Panti Rehabilitasi Sahabat Rekan Sebaya di Kalibata. Di sana, para Duta Muda HKBP Berprestasi tanpa Narkoba berinteraksi langsung dengan para pecandu yang sedang direhabilitasi di panti tersebut. Dari interaksi tersebut, mereka semakin yakin bahwa hidup tanpa narkoba adalah kehidupan yang lebih trendy, lebih mengasyikkan, dan lebih mempunyai masa depan daripada hidup dengan narkoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here