PIKI Bangkit Kembali: Baktinendra Prawiro dan Audy Wuisang Pimpin PIKI Periode 2015-2020

0
1765

Oleh: Hotben Lingga

Jakarta, Suarakristen.com.,

persatuan intelegensia kristen indonesia
persatuan intelegensia kristen indonesia

Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) kini memiliki Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal baru. Dalam kongres V PIKI yang diselenggarakan pada tanggal 26-28/3/2015, di Hotel Merlynn Park, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PIKI Baktinendra Prawiro terpilih sebagai ketua umum periode 2015-2020. Baktinendra terpilih secara aklamasi untuk menggantikan Dr. Cornelius D. Ronowidjojo yang habis masa jabatannya. Setelah terpilih, Baktinendra langsung mendaulat Audy Wuisang, mantan Sekum PP GMKI, sebagai Sekjen PIKI yang baru.

 

Dalam pidato setelah terpilih sebagai Ketua Umum PIKI baru, Baktinendra menyatakan komitmennya untuk merevitalisasi PIKI sebagai center of excellence dan think tank bagi bangsa dan gereja.

“PIKI merupakan rumah besar kaum cerdik pandai Kristen Indonesia yang diutus Tuhan untuk menjadi saksi Kristus dan menjadi garam dan terang dunia bagi bangsa kita. PIKI sebagai komunitas para intelektual mempunyai potensi yang sangat besar, karena itu PIKI harus bersinergi, berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. PIKI akan turut proaktif menggumuli isu-isu strategis pembangunan nasional, turut memberikan kontribusi pemikiran konstruktif, dan menjadi mitra strategis pemerintah dan organisasi-organisasi cendikiawan lainnya seperti ICMI, ISKA, dan lain-lain. dalam membangun Indonesia baru sebagaimana diamanatkan UUD’45 dan Pancasila. PIKI akan terus menggaungkan semangat nasionalisme, revitalisasi wawasan kebangsaan, pluralisme, semangat ugahari, toleransi dan kebebasan beragama.”tegas Baktinendra dengan penuh antusias.

Untuk mewujudkan visi dan misi PIKI dalam periode kepemimpinannya, Baktinendra menyatakan akan membentuk tim kerja dan struktur kepengurusan yang ramping dan solid. Konsolidasi dan pembangunan organisasi PIKI merupakan prioritas pertama yang akan dilakukan terlebih-dahulu.

Sementara itu, Audy Wuisang, Sekjen PIKI yang baru, dalam kata sambutannya menyatakan dirinya siap mengemban amanat dan kepercayaan yang diberikan kepadanya dan siap bekerja-sama dengan ketua umum dan semua pengurus baru dalam membangun dan memajukan PIKI.

Kongres PIKI yang ke V ini dibuka Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) DR. Yasonna H Laoly, mewakili Presiden Republik Indonesia, Jokowi Widodo. Yasonna dalam kata sambutannya berharap agar PIKI bisa berkiprah lagi dan direorganisasi dan direvitalisasi lagi sebagai pusat pemikiran strategis dan pusat pengkaderan bangsa. Kongres ini dihadiri sejumlah tokoh Kristen seperti Yonathan L Parapak yang juga Rektor Universitas Pelita Harapan, Sabam Sirait yang disebut tokoh tiga zaman, Sabam Siagian, Rekson Silaban, Marim Purba, Prof. Dr. Irzan Tanjung, Ny Radius Prawiro, Alex Paat, Robert Sitorus, Dr. Marthen Napang, Pdt. Dr. Mathius Mangentang, para senior GMKI dan tokoh-tokoh agama lain.

Kongres PIKI ke-5 ini berlangsung hingga 28 Maret 2015 bertema Kebenaran Meninggikan Derajat Bangsa (Amsal 14:32) dan Sub tema Revitalisasi Wawasan Kebangsaan Demi Peningkatan Derajat Peradaban Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat.

‎Ketua Umum PIKI Cornelius D Ronowidjoyo dalam pidato sambutannya mengaku, ‎Kongres PIKI V ini semestinya digelar pada Januari 2011 lalu, namun karena situasi dinamika internal maupun eksternal baru memungkinkan digelar 2015 ini.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here