banner 728x250

Film Horor Terbaru Hanung Bramantyo Tentang Sejarah Kelam Lubang Buaya, “The Hole” Gelar World Premiere di International Film Festival Rotterdam 2026

banner 120x600
banner 468x60

Film Horor Terbaru Hanung Bramantyo Tentang Sejarah Kelam Lubang Buaya, “The Hole” Gelar World Premiere di International Film Festival Rotterdam 2026

 

banner 325x300

Rotterdam, 4 Februari 2025 —

 

Film horror terbaru karya Hanung Bramantyo, The Hole, telah
resmi menggelar penayangan perdana (world premiere) di ajang International Film Festival
Rotterdam (IFFR) 2026 pada 3 Februari 2026.

Film horror yang berbalut sejarah kelam Indonesia ini diputar dalam program Harbour, sebuah program yang memberikan ruang bagi
film-film kontemporer dari seluruh dunia yang membawa perspektif baru dan segar.

World premiere The Hole turut dihadiri oleh sutradara Hanung Bramantyo serta salah satu
pemeran utama Anya Zen, yang hadir langsung untuk memperkenalkan film ini kepada publik internasional. Kehadiran mereka menandai langkah penting film ini dalam perjalanannya
menembus panggung global dan menuju penayangan resmi di bioskop Indonesia tahun ini.

Penayangan The Hole pada ajang IFFR 2026 menjadi momen penting yang kembali membawa
nama Indonesia ke panggung global. Ini juga menandai film kedua Hanung Bramantyo yang
berhasil masuk seleksi resmi IFFR, setelah sebelumnya film Gowok: Kamasutra Jawa juga tayang
di festival yang sama.

Tema Personal, Datang Dari Keresahan Hanung Bramantyo

Dalam kesempatan tersebut, Hanung Bramantyo menyampaikan bahwa The Hole lahir dari
kegelisahannya terhadap peristiwa G30S yang terus menghantui bangsa Indonesia setiap bulan
September setiap tahunnya. Film ini juga menjadi ekspresi dari keresahan serta bentuk kritik
Hanung Bramantyo terhadap maraknya praktik korupsi dan penyelewengan kekuasaan yang
membuat rakyat rugi dan menderita.

“Setiap tahun kita selalu berhadapan dengan peristiwa G30S, sebuah tragedi besar yang hingga
hari ini masih menyisakan banyak pertanyaan. The Hole adalah ruang eksplorasi saya terhadap
trauma tersebut. Saya tidak ingin memberi jawaban tunggal, tetapi melalui film ini saya ingin
menghadirkan perspektif lain yang berangkat dari kondisi sosial, kepercayaan, dan ketakutan
yang hidup di masyarakat pada masanya,” ujar Hanung.

Anya Zen yang juga hadir dalam penayangan perdana ini, mengenakan busana khas dengan
sentuhan Indonesia, mengungkapkan kesannya dapat bergabung dalam film ini. “Sebagai
pemain yang masih tergolong baru, bisa menjadi bagian dari film ini adalah sebuah kehormatan
besar. Sejarah selalu jadi subjek yang aku minati sejak lama, dan lewat The Hole, kita tidak hanya
melihat ke belakang, tapi juga membuka kembali percakapan tentang hal-hal yang selama ini
sering ditutup atau dihindari.”

Terinspirasi dari berbagai cerita rakyat dan narasi yang tumbuh di sekitar peristiwa Gerakan 30
September, The Hole merupakan film horor–misteri yang akan membawa penonton ke masa
yang penuh gejolak sosial dan ketegangan politik.

Film ini berfokus pada serangkaian pembunuhan misterius yang terjadi di Desa Lobang Buaya.
Sebuah pola aneh muncul: setiap korban ditemukan tewas pada tanggal 30 setiap bulannya,
dengan kondisi tubuh berlubang dan pesan-pesan aneh tertulis di wajah mereka. Tidak
menceritakan sejarah secara gamblang, The Hole hadir sebagai “pembacaan ulang” luka kolektif
masyarakat Indonesia lewat kacamata mistis dan simbolik.

The Hole akan hadir di bioskop Indonesia pada 2026.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai film
ini serta update mengenai tanggal tayang, ikuti media sosial @filmbolong dan @adhyapictures.

TENTANG ADHYA PICTURES

Adhya Pictures adalah studio film dari kelompok perusahaan Adhya Group. Karya-karya yang dihasilkan
berfokus pada kolaborasi bersama kreator-kreator terkemuka untuk menghasilkan film-film yang
memiliki narasi yang kuat dan relevan.

Adhya Pictures percaya bahwa karya kolaboratif akan
membuahkan produk yang mempunyai kekuatan nilai dan memberi kontribusi nyata pada industri.

Melalui perannya di bidang Film Investment, Intellectual Property Studio & Banking, dan Production
House afiliasinya, Adhya Pictures berkomitmen untuk terus menyajikan film berkualitas terbaik dan turut serta memajukan industri film Indonesia. Adhya Pictures dan jajaran afiliasinya adalah Satria Dewa Studio, Wong Vardha Entertainment, dan DAMN! I Love Indonesia Pictures.

Dua film terbaru Adhya Pictures akan segera tayang di seluruh bioskop Indonesia, yaitu Yakin Nikah, dari sutradara Pritagita Arianegara dan pengembangan naskah film dari Imajinari, dan Bolong, dari sutradara
dan penulis Hanung Bramantyo. Sederet karya terbaik selanjutnya sedang dipersiapkan oleh Adhya
Pictures untuk direncanakan tayang pada 2025-2026.

banner 325x300