banner 728x250

Refleksi Sosial untuk Polri

banner 120x600
banner 468x60

*Refleksi Sosial untuk Polri*

 

banner 325x300

Sukabumi, Jawa Barat | Akhirnya publik Nusantara (mulai) lega. Kasus yang melibatkan perwira tinggi dengan posisi strategis dan memiliki pengaruh cukup besar, bisa mengganggu proses penyelidikan dan penyidikan.

Polri menetapkan Irjen Ferdy Sambo (bersama sekitar 30 anggota Polisi lainnya sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias setelah tepat satu bulan setelah peristiwa pembunuhan terjadi

Hal tersebut tak lepas dari kinerja Tim Khusus yang langsung dibentuk Kapolri. Tim tersebut bekerja tanpa tekanan, transparan, dan berbasis data, fakta, serta bukti-bukti.

Dengan itu, menepis tudingan bahwa Polri menutup-nutupi, gamang, dan “kurang tegas” karena menyangkut perwira tinggi Polri; juga menepis anggapan bahwa Polri lah melakukan upaya menghalangi proses penegakan hukum atau obstruction of justice.

_*Sementara itu, pada durasi “kasus belum terungkap,” sempat terjadi menurunnya kepercayaan publik pada institusi Polri di area publik. Bahkan, muncul suara nyinyir agar Presiden mencopot Kapolri. Namun, Kapolri, lolos dari ujian terberat.*_

*Refleksi Sosial*

Kasus Ferdy Sambo menjadi pembelajaran sangat penting bahwa oleh faktor-faktor tertentu, anggota Polri dan juga penegak hukum lainnya, dapat saja terlibat suatu perbuatan yang melanggar hukum.

Di semua Negara, ada naughty cop dan clean cop mereka bersama dalam arena instrumen penegakan hukum. Tak dapat dihindari. Oleh sebab itu, Polri harus diawasi dan dikritik oleh publik; karena Polri lambang kehadiran Negara untuk ketertiban dan keamanan sosial.

Dalam kerangka itulah, Polri berhasil mengurai, memilah berbagai spekulasi dan politisasi yang mengaitkan peristiwa ini dengan banyak hal di luar isu dan motif pembunuhan yang bisa berpotensi menimbulkan ketidakstabilan politik dan keamanan.

Berdasarkan itu, Polri, dhi. Tim Khusus, telah melakukan tugas rangkap: mengurai kasus dan menjaga citra Polri, sekaligus menunjukkan bahwa sebagai instrumen keadilan, Polisi masih bekerja dan dipercaya.

Di samping itu, penggungkap kasus secara transparan, jelas, tegas, dan memenuhi rasa keadilan masyarakat, telah menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

*Opa Jappy | Lurah Indonesia Hari Ini*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *