Pdt. Dr. Japarlin Marbun dan Pdt. Yerry Tawalujan, M.Th. Siap Memimpin PGLII Periode 2015-2019

0
892
Pdt. DR. Japarlin Marbun (Ketum GBI)

Japarlin

“Secara organisasi, Persekutuaan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) harus direorganisasi secara all-out agar bisa lebih menjawab tantangan, kebutuhan dan perkembangan zaman. PGLII harus segera berbenah diri mentransformasi dirinya agar bisa berkembang lebih dinamis, sinergis dan progresif, sehingga benar-benar menjadi lembaga gereja aras nasional yang lebih diperhitungkan seperti PGI dan kehadirannya benar-benar bermanfaat dan membawa berkat bagi gereja-gereja, masyarakat dan bangsa kita.

 

Untuk itu saat ini, diperlukan duet kepemimpinan yang “lebih mantap, lebih akseleratif, lebih dinamis, lebih program-minded, dan lebih networking-minded”. PGLII memerlukan pemimpin-pemimpin baru yang berkomitmen untuk memajukan dan lebih memantapkan PGLII. Diperlukan pemimpin-pemimpin baru yang telah berpengalaman luas dan aktif (berakar) di pelbagai organisasi gereja, visioner, mempunyai track record yang baik, memiliki jejaring yang luas, teamwork oriented, berintegritas dan siap bekerja keras membesarkan PGLII”demikian papar Pdt. Dr. Japarlin Marbun dalam konferensi pers deklarasi pencalonan dirinya menjadi calon ketua umum PGLII bersama Pdt. Yerry Tawalujan sebagai calon Sekretaris Umum PGLII periode 2015-2019, beberapa waktu lalu di Jakarta.

 

“Potensi SDM PGLII sebenarnya sangat besar, luas, dan kuat. Kalau potensi PGLII lebih dieksplorasi, disinergikan dan ditata dengan lebih baik dan profesional, maka PGLII bisa menjadi sejajar dengan PGI. Ini merupakan salah satu obsesi, target dan prioritas kerja saya dengan Pak Japarlin, apabila dipercayakan memimpin PGLII untuk periode berikutnya. Kami akan menggali serta mensinergikan semua potensi yang ada di PGLII, sehingga PGLII bisa menjadi organisasi gereja aras nasional yang lebih besar, lebih kuat dan lebih mantap. Kami akan memperluas dan memperbanyak program kerja-sama dan relasi dengan pemerintah, organisasi-organisasi Kristen, dan LSM-LSM lainnya. Hubungan kerja-sama dengan induk pusat PGLII yaitu World Evangelical Alliance (WEA) akan lebih diintensifkan dan dimaksimalkan, agar anggota-anggota PGLII bisa mendapat benefit positif dari kemitraan dengan lembaga gereja aras internasional tersebut”tambah Pdt. Yerry Tawalujan dengan penuh semangat.

Baca juga  Bagaimana Menggunakan Waktu yang Efisien dan Tepat dalam Situasi Covid 19 untuk Mempertahankan Hidup dan Iman Kita

 

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Pdt. Harsanto Adi Soekamto, M.Th (ketua umum sinode Gereja Gerakan Pentakosta/GGP) dan Pdt. Sadjamudin Gumay, M.A. (ketua umum sinode Gereja Kristus Rahmani Indonesia/GKRI).

 

PGLII akan menyelenggarakan Musyawarah Besar ke-11 pada tanggal 24-27 Maret 2015 di BSD Tangerang, Banten, untuk memilih ketua umum dan sekretaris umum baru yang saat ini dijabat oleh Pdt. Dr. Nus Reimas dan Pdt. Ronny Mandang.

 

Di lingkungan Kristen Protestan di Indonesia terdapat tiga lembaga gereja aras nasional, yaitu Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yang menghimpun gereja-gereja Kristen Protestan ekumenikal; Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) yang menghimpun gereja-gereja dan organisasi-organisasi Protestan Injili; dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), yang menghimpun gereja-gereja Protestan beraliran pentakosta.