Menyoal Pendeta Homo dan Lesbi

0
1918

Menyoal Pendeta Homo dan Lesbi

Oleh: Hotben Lingga

LGBT idAda satu gejala dan kecenderungan baru yang sangat mengkhawatirkan dan membahayakan Gereja Tuhan saat ini. Sudah mulai banyak Gereja di AS dan Eropa yang “menghalalkan” (mengizinkan) praktek homoseks dan lesbianisme” dalam Tubuh Kristus. Bahkan yang sangat memalukan, fenomena ini juga sudah melanda para hamba Tuhan (pendeta). Saat ini sudah banyak pendeta yang homo dan lesbi! Yang lebih mengerikan lagi, sudah ada beberapa Uskup (antara lain Uskup Gereja Anglikan, Lutheran, Katolik Roma dan Episkopal) yang homo dan lesbi!! Akhir Agustus 2012 yang lalu di Malaysia dan di Inggris, dua orang pendeta laki-laki menikah sesama jenis! Beberapa pendeta Pentakosta/Karismatik terkenal di AS seperti Ted Haggard, Paul Cain dan Roberts Liardon juga terjerat dalam dosa Sodomis ini. Ribuan kasus sodomis juga dilakukan pendeta Katolik Roma di AS dalam dekade ini.

Sikap kita tentang praktek homoseks dan lesbianisme sudah jelas. Kita menolak dan mengecam tegas penyimpangan seks ini. Firman Tuhan secara jelas menyebut homoseksualitas dan lesbianisme sebagai kekejian dan kenajisan di hadapan Tuhan. Karena itu, tidak boleh ada kompromi, simpati, toleransi dan ruang terbuka untuk jenis dosa ini dalam rumah Tuhan dan dalam kehidupan umat Tuhan, apalagi bagi para imam. Firman Tuhan dalam Imamat 18:22 dan 30 menegaskan,”Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian. Janganlah kamu menajiskan dirimu dengan semuanya itu”.

Rasul Paulus kembali menekankan dan mengingatkan umat Tuhan akan dosa homoseks ini dalam 1 Kor 6:9-10,”Jangan sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci (bencong), orang pemburit (kaum homoseks dan lesbi), pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah”.

Kita harus menjauhkan diri dari dosa percabulan dan dosa homoseksual/lesbianisme. Kristus telah mati untuk menebus dosa kita dan telah menguduskan kita, dan menjadikan kita “manusia/ciptaan baru” yang kudus sebagai imamat rajani, anak Allah dan anak Raja. Karena itu, kita sebagai umat Tuhan harus berkomitmen hidup kudus/suci di hadapan/di dalam Tuhan, tidak berbuat cabul, tidak berzinah, dan tidak melakukan dosa homoseks/lesbianisme ini. Tubuh kita adalah tempat kediaman Roh Kudus, Bait Allah. (1 Kor 6:19). Bukan rumah bagi roh-roh cabul, roh-roh najis!

Hosea 4: 6 berkata,”UmatKu binasa karena tidak mengenal Allah dan pengajaranNya”. Ada satu kebenaran/pengajaran alkitabiah yang Allah ingin singkapkan bagi kita saat ini tentang dosa homoseksualitas/lesbianisme ini.

Dalam Kejadian 1: 26-28 ditegaskan bahwa Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan, menurut gambar dan rupa Allah dan memberikan mandat agar.mereka beranak-cucu/berkembang-biak (melalui hubungan seks, nafsu birahi lawan jenis (pria-wanita). Karena itu, menurut Firman Tuhan, homoseksualitas/lesbianisme bukanlah karena faktor genetis. Tetapi semata-mata permainan fantasi, imajinasi najis, rekayasa roh-roh jahat dan manifestasi kuasa setan yang merasuki pikiran dan tubuh manusia! Allah tidak pernah menciptakan manusia homo dan lesbi. Ada satu pribadi, roh najis, yang mencipta manusia palsu (pseudo- human) ini. Kalau Allah menciptakan Adam dan hawa, maka para wadam, waria, para homo dan lesbi merupakan “manusia/ciptaan baru” rohaniah yang diciptakan Setan sesuai gambar dan rupa Setan! Roh-roh najis inilah yang sedang bekerja aktif di seluruh dunia untuk menghancurkan gereja, umat dan para hamba Tuhan. Kita tidak boleh berdiam diri membiarkan umat Tuhan dan Gereja disesatkan, dibutakan dan dilemahkan dalam hal ini. Karena dosa homoseksualitas/lesbianisme bersifat seperti virus yang mudah menular/menyebar, maka mimbar Tuhan dan rumah Tuhan harus disterilkan/dikuduskan dari para nabi-nabi, guru-guru, hamba-hamba Tuhan palsu dan serigala-serigala jahat yang menyusup masuk dalam Tubuh Kristus. Kalau seorang pendeta homo atau lesbi, maka jemaatnya pasti juga akan mengalami transfer roh! Kalau pendeta Saudara homo atau lesbi, maka Saudara harus menjauhkan diri dari pendeta ini, keluar dari gereja ini. Kalau ada STT yang mentolerir dan menerima praktek dan teologi pro homoseksualitas/lesbianisme maka STT ini harus segera dilikuidasi oleh Gereja! Kalau tidak, para lulusannya juga akan menjadi virus penyebar roh-roh najis ini, yang akan menghancurkan Gereja Tuhan dari dalam!

Roh-roh najis, roh-roh homoseks/lesbi ini telah bekerja aktif, baik secara diam-diam maupun terang-terangan, dalam Gereja Tuhan di Indonesia! Kita, para prajurit Tuhan harus meniupkan sangkakala dan genderang perang untuk memperingatkan semua Gereja dan umat Tuhan akan serangan roh-roh najis ini. Kita harus bangkit, bersiap-sedia dalam segala waktu, berjaga-jaga, dan mengenakan seluruh perlengkapan perang yang telah disediakan oleh Roh Kudus bagi kita untuk melawan, mengusir dan menghancurkan roh-roh najis ini dari Gereja dan umat Tuhan! Hanya dengan kuasa Roh Kudus, hidup suci dan iman yang penuh kuasa sebagai imamat rajani, anak Allah dan anak Raja kita dapat melawan tipu-daya roh najis, roh homo seks dan roh-roh lesbi ini! Berjaga-jagalah Saudara! Bangkitlah Gereja dan Para Prajurit Tuhan!Amin!