Desainer Loisa Sihombing Sekaligus Owner Lois Boutique by Anjalo Hadirkan Karyanya Di Nawacita Awards 2023

0
227

Desainer Loisa Sihombing Sekaligus Owner Lois Boutique by Anjalo Hadirkan Karyanya Di Nawacita Awards 2023

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

 

Mengenakan Ulos Tumtuman hasil rancangan perancang busana Loisa Sihombing sekaligus Owner Lois Boutique by Anjalo terpantau hadir dengan hasil karya rancangannya di Nawacita Awards 2023, di The Tribrata Darmawangsa, Jalan Darmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (8/9/2023).

Nawacita Award yang diselenggarakan oleh Media Nawacita Indonesia (MNI) merupakan acara penghargaan yang dirancang untuk menghargai dan merayakan prestasi terbaik putra-putri bangsa dari berbagai bidang.

Usai acara, awak media berkesempatan mewawancarai Loisa Sihombing Owner Lois Boutique by Anjalo yang berada di Harapan Indah Bekasi.

Loisa Sihombing menjelaskan bahwa dirinya senang diundang ke acara pemberian penghargaan Nawacita Awards tahun 2023.

“Acara ini sangat baik, dan membuat saya semakin banyak inspirasi untuk anak-anak Indonesia. Semakin lebih maju dan bisa berbuat lebih banyak untuk Indonesia. Tahun lalu di Nawacita Awards 2022 saya diundang juga, harapan saya para penerima Award memang telah berbuat banyak untuk Indonesia juga buat anak-anak muda” Ujarnya.

“Saya terinspirasi juga dengan acara ini. Bagaimana kalau seorang desainer juga diundang dan masuk menjadi nominasi. Sehingga para desainer yang sudah terkenal dan berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui cara berpakaian yang baik dan indah, bisa mendapatkan penghargaan pada event ini”.

“Semoga Nawacita Award bisa melirik ke kategori lainnya. Kebetulan tadi ada 1 tambahan diluar kategori 9 Nawacita Yang ke 10 diperoleh oleh Cinta Laura yang merupakan representatif dari anak muda yang sukses”.

Ketika ditanya seputar usaha butiknya ini, Loisa Sihombing menjelaskan bahwa usahanya telah berjalan sejak 10 tahun lalu.

Baca juga  Perserikatan Bangsa-Bangsa berterima kasih kepada Indonesia atas kontribusinya dalam Pemeliharaan Perdamaian

“Saya memulai usaha butik ini sudah 10 tahun bergerak di bidang tenun dari Tapanuli. Tenun tradisional dengan proses pembuatan yang masih sangat tradisional, yaitu dengan mesin Tenun kayu. Tenun Batak itu desain saya sendiri. Yang saya pakai ini namanya Tumtuman, artinya Ulos Tumtuman ketika ada acara tetap merangkul semua bagian keluarga dan disertai rasa syukur kepada Tuhan”.

“Semoga kedepannya desainer juga bisa diberikan penghargaan di Nawacita Awards” katanya penuh harap.

“Yang punya banyak usaha pastinya memiliki keinginan bisa menjadi bagian dari acara ini, tapi Nawacita punya kategori 9+1. Kalau tahun lalu ada pemenang 1, 2 dan 3, sedangkan tahun 2023 ini hanya 1 pemenang, sudah dikurangi dan dipersempit pula,” tutupnya. (Chris Butarbutar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here