IMSI – TEKNOLOGI CANGGIH MORULA IVF INDONESIA TINGKATKAN KEBERHASILAN BAYI TABUNG

0
354

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

Di antara berbagai metode mengatasi masalah ketidak suburan (infertilitas) pasangan suami istri, bayi tabung (in vitro fertilization, IVF) memiliki angka keberhasilan tertinggi, mencapai 40-50%. Terlebih, dengan penerapan teknologi terkini yang mampu mengatasi kasus-kasus infertilitas dengan tingkat kesulitan tinggi.

Apa saja teknologi canggih itu?
Pertama, pada pasien yang tidak didapatkan sperma saat analisa sperma (azoospermia) dapat diupayakan dengan teknologi pengambilan sperma langsung dari testis. Kemudian, teknologi canggih berikutnya ialah Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), dimana proses pembuahan (fertilisasi) dilakukan dengan cara menyuntikkan satu sperma terpilih langsung ke dalam sel telur. Dengan teknologi ICSI, penolakan sel telur terhadap sperma suami juga bisa dihindari. Berbeda dengan cara konvensional yang memerlukan sekitar 40.000 sperma untuk membuahi satu sel telur, serta kemungkinan kegagalan fertilisasi karena penolakan sperma suami oleh sel telur istri.
Selanjutnya, yang lebih maju dari ICSI adalah teknologi Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI). Teknologi ini serupa ICSI, namun pemilihan sperma terbaik dilakukan lebih detail menggunakan mikroskop khusus yang bisa memperbesar penampakan sperma hingga 6.000 kali. Dengan teknologi IMSI, kecacatan bentuk pada sperma bisa terdeteksi sebelum fertilisasi. Sperma yang mempunyai bentuk tidak sempurna akan berakibat pada perkembangan embrio yang kurang baik dan berakhir dengan gagalnya program bayi tabung.

Teknologi IMSI merupakan pengembangan ICSI untuk menyeleksi sperma dengan lebih detail menggunakan mikroskop dengan kemampuan pembesaran sangat tinggi. Teknik ini memungkinkan ahli embriologi memilih sperma terbaik untuk proses fertilisasi. Dengan teknik ICSI, seleksi sperma dilakukan dengan pembesaran 40 kali, sementara dengan IMSI pembesaran bisa sampai 6.000 kali.
Tahun 2003, tim Bartoov melaporkan hasil penelitian di mana prosedur seleksi sperma dengan teknik IMSI terbukti meningkatkan angka kehamilan bagi pasangan dengan kegagalan yang berulang. Pasangan yang menggunakan teknik IMSI mengalami kehamilan sangat signifikan (66%), dibandingkan dengan pasangan yang hanya menggunakan teknik ICSI (33%). Sperma yang buruk akan memengaruhi kualitas embrio. Kualitas embrio yang buruk meningkatkan kegagalan kehamilan.
Tahun 2006, penelitian lanjutan melibatkan 80 pasangan pada tiap kelompok. Pada kelompok yang menggunakan teknik IMSI, angka kehamilan mencapai 60%, sedangkan pasangan yang menggunakan teknik ICSI kehamilanhanya 25%. Angka keguguran juga turun signifikan, pasangan yang menggunakan IMSI mempunyai angka kegugurannya hanya 14%, sedangkan pada pasangan yang menggunakan teknik ICSI mencapai 40%. Penelitian yang dilakukan di Italia tahun 2008 juga menunjukkan hasil serupa.

Baca juga  Tak Ada Penerapan Herd Immunity di Masa Pandemi

Di Indonesia, teknologi IMSI masih baru dan diterapkan di beberapa klinik fertilitas. Termasuk Morula IVF Jakarta yang berada di Jl. Teuku Cik Ditiro No.12 Menteng, Jakarta Pusat. Teknik ini dapat menjadi harapan baru bagi pasangan yang ingin menimang buah hati.

Launching IMSI Morula IVF Indonesia sendiri akan diadakan Minggu/ 25 Agustus 2019 di Phinisi Point Mall Makasar. Acara tersebut turut dihadiri Tya Ariestya (artist), dr.Arie Polim dan prof.Arief Budiono dari Morula IVF Jakarta.

Tentang Morula IVF

Morula IVF Indonesia merupakan pengembangan dari Bundamedik Healthcare System yang fokus dalam pelayanan klinik fertilitas di Indonesia sejak tahun 1997. Morula IVF Jakarta, telah menjadi salah satu klinik fertilitas terbesar di Indonesia dengan peningkatan jumlah pasien pengikut program bayi tabung setiap tahunnya. Menyadari betapa tingginya kebutuhan akan pelayanan program fertilitas yang terstandar baik dan menghasilkan out come yang baik, maka Bundamedik Healthcare System berkomitmen untuk terus mengembangkan pelayanan klinik fertilitas di Indonesia dibawah payung “Morula IVF Indonesia”.

Bekerja sama dengan Indonesian Reproductive Science Institute (IRSI) yang merupakan salah satu institusi dibawah Bundamedik Healthcare System yang berfungsi sebagai institusi penelitian dan pelatihan terutama dibidang kesehatan ibu dan anak, Morula IVF Indonesia terus berusaha menghadirkan berbagai metode dan fasilitas yang dibutuhkan untuk mengembangkan pelayanan teknologi reproduksi berbantu yang lebih baik.

Alamat kami :
• Morula IVF Jakarta
The BIC 2 Jl. Teuku Cik Ditiro No.11-12 Menteng, Jakarta Pusat
• Morula IVF Padang
Morula IVF Padang RSU Citra BMC Padang Jl. Proklamasi No.31-33-37 Padang, Sumatra Barat
• Morula IVF Margonda
RSU Bunda Margonda Jl. Margonda Raya No.28, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
• Morula IVF Surabaya
NATIONAL HOSPITAL Annex Building Lt. 5 Jl. Boulevard Family Selatan Kav. 1 Kota Surabaya, Jawa Timur
• Morula IVF Melinda Bandung
Morula IVF Melinda Bandung RS. Melinda 2 Lt. 6 Jl. dr. Cipto No.1 Bandung
• Morula IVF Pontianak
RSIA Anugerah Bunda Khatulistiwa Jl. Ahmad Yani, Pontianak Pontianak-Kalimantan Barat
• Morula IVF Makassar
RS. Awal Bros Lt. 9 Jl. Urip Sumoharjo No. 43 Makassar – Sulawesi Selatan
• Morula IVF Ciputat
RS Citra Ananda Jl. R.E. Martadinata No.30, Ciputat, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15411

Baca juga  ICJR-ELSAM: Kasus Pencurian Tiga Tandan Buah Sawit: Kritik untuk Jaksa yang Tak Kesampingkan Perkara Tindak Pidana dengan Pelaku yang Kurang Mampu

• Morula IVF Tangerang
RS Bethsaida, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong Kav. 29 Curug Sangereng Kelapa Dua, Gading, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15810
• Morula IVF Yogyakarta
Jl. Ringroad Utara No.160, Manggung, Caturtunggal, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

(Hotben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here