SUKACITA KARENA DIANGGAP LAYAK MENDERITA BAGI YESUS

0
98

Oleh: Christian T

 

*Kisah Para Rasul : 5:1-42*

Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus. Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias (41-42)

*Shallom, sahabat-sahabat GEMA yang terkasih dalam Kristus Yesus,* setelah peristiwa penyembuhan orang lumpuh ( Kis 3 ), kemudian setelah itu Petrus dihadapkan kepada Mahkamah Agama dan ditahan sehari, lalu diancam agar tidak berbicara dan mengajar atas nama Yesus. Namun para rasul tidak takut akan ancaman itu dan bahkan semakin berani untuk memberitakan firman Allah karena dipenuhi dengan Roh Kudus, dan banyak tanda dan mukjizat yang dilakukannya, serta jemaat semakin giat berdoa. Pada perikop ini, setelah peristiwa yang menggemparkan yang menimpa Ananias dan Safira,  maka sangat ketakunlah seluruh jemaat dan orang mendengarkan hal itu.  Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat dan membawa orang-orang yang sakit dan diganggu roh jahat dan mereka disembuhkan. Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada TUHAN (12-25).

*Sahabat GEMA yang terkasih,* akhirnya mulailah Imam Besar dan pengikutnya, serta para Saduki menangkap para rasul itu dan memenjarakannya di luar kota karena iri hati. Tetapi pada malam hari mereka dilepaskan dari penjara melalui malaikat yang diutus TUHAN dan diperintahkan pergi ke Bait Allah, berdirilah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak. Mereka mentaati pesan itu dan akibatnya mereka ditangkap kembali dan dihadapkan kepada Mahkamah Agama, dan pada kesempatan itu Petrus dan para rasul memberi jawab atas pembangkangan mereka bahwa mereka lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Adalah kewajiban dan tugas mereka sebagai saksi Yesus yang telah mereka bunuh dan gantungkan pada kayu salib namun telah ditinggikan oleh Allah nenek moyang mereka dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa, serta mendapat karunia Roh Kudus, juga kepada semua orang yang mentaati Dia. Mendengar perkataan itu sangat sakitlah hati mereka dan mereka hendak membunuhnya, namun dicegah oleh  seorang Farisi dalam Mahkamah Agama ,seorang ahli Taurat dan sangat dihormati semua orang banyak dengan argumen bahwa jikalau yang dilakukan oleh  para rasul itu bukan dari Allah, maka mereka akan tercerai berai seperti Tadeus dan Yudas, orang Galilea. Akhirnya mereka dibebaskan tetapi disesah terlebih dahulu sebelum dilepaskan ( 26-40).

Baca juga  Diskusi Nasional “Reklamasi: Kebutuhan atau Keinginan?” Memadukan Kepentingan Sosial Dan Ekologi Di Tengah Peluang Investasi

*Sobat GEMA*, para rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka dianggap layak menderita bagi Kristus. Oleh sebab itu mereka terus nengajar di Bait Allah, dan di rumah rumah orang dan  memberitakan Injil tentang Yesus adalah Mesias (41-42).

*Sobat*, bagaimana dengan kita ? Apakah kita masih mau terus mengajarkan firman Allah dan memberitakan Injil tentang Yesus adalah Mesias, sekalipun banyak tantangan dan penderitaan yang akan kita terima dan hadapi oleh karenanya ? Apakah kita masih bisa bersukacita karena dianggap layak menderita bagi Kristus ?

*Rasul Petrus menulis dalam suratnya yang pertama pasal 3, ayat 14-16:*

_*”Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar,Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu”.*_

Tuha. Yesus memberkati

Salam dan doa
Christian T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here