MENOLONG ORANG LEMAH, MEMIUTANGI TUHAN

0
632

Oleh:  Pdt.L.H.M.Simanjuntak

Amsal 19:17

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

Jika kita menolong orang lemah pasti kita tidak akan berharap mendapatkan balasan dari orang tersebut karena memang kita menolong dengan hati yang tulus. Pertolongan yang kita lakukan berdasarkan belas kasihan artinya didorong oleh rasa kasih tanpa berpikir sedikitpun untuk mendapat balasan.

Namun sesungguhnya pada saat engkau tidak berharap pembalasan, justru Allah yang sedang mempersiapkan balasan yang berlipat-lipat buatmu. Mengapa demikian? Karena pada umumnya orang lemah yang kita tolong selalu berkata kiranya Tuhan akan membalas kebaikan  bapak/ibu.

Ucapan itu bermakna bahwa karena ia orang yang lemah atau orang yang miskin maka tidak akan dapat membalasnya, namun ada Allah yang akan membalasnya. Mengapa orang yang lemah itu berkata demikian? Tentu itu adalah harapan dan doanya agar yang menolong semakin diberkati Allah.

Mengapa Allah yang membalas?  Apakah merasa berhutang jika kita menolong orang yang lemah? Ayat Hari ini berkata: Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

Jika kita mau memberikan apa yang kita miliki, seperti uang, waktu, atau tenaga, dan lainnya dengan hati yang tulus dan penuh rasa sukacita kepada orang yang yang lemah, itu adalah sebuah tindakan yang menunjukkan bahwa kita mempercayai Allah pasti akan memenuhi kebutuhan kita. Memang secara kasat mata kita melihat bahwa materi atau uang kita berkurang karena kita suka memberi kepada orang yang lemah, namun Allah akan melipat gandakan itu bagi kita.

Jika Allah merasa kita hutangi pada saat kita menunjukkan belas kasihan kepada orang lemah, itu menujukkan bahwa Allah memberikan penghargaan dan apresiasi kepada orang yang selalu peduli kepada orang “kecil” atau orang lemah. Untuk itu jangan pernah takut memberikan  pertolongan kepada orang lemah karena Allah akan ada dipihakmu dan siap menggandakan pemberianmu, amen.

Baca juga  DUNIA TERANCAM RESESI

SELAMAT PAGI DAN SELAMAT BERAKTIFITAS

(Pdt.L.H.M.Simanjuntak-Jkt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here