HIDUP DALAM KEBENARAN KRISTUS

0
551

Oleh: Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak

*_(2 Korintus 11:7-16)_*

Orang Kristen yang mengaku hidup dalam Kristus, namun suka menyalahkan orang lain dan cenderung menganggap dirinya yang  benar adalah orang Kristen palsu. Demikian yang dihadapi Paulus saat melayani di gereja Korintus, ia harus bekerja keras untuk menghadapi rasul-rasul Palsu.

Mereka yang mengaku rasul kerjanya hanya nyalahkan dan menjelek-jelekkan Paulus dan bahkan menghasut jemaat di Korintus untuk tidak mengakui kerasulan Paulus serta menuduh bahwa Paulus adalah rasul palsu. Paulus dengan tekun melayani jemaat semaksimal mungkin serta tetap bersemangat untuk memberitakan KEBENARAN Injil Kristus, namun secara bersamaan dipihak lain malah ada yang  sibuk memberitakan kebohongan dan menjelekkan Paulus.

Paulus pun dengan tegas mengatakan: _Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan._

_Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus (12-13)._

Paulus dengan tegas mengatakan bahwa para rasul palsu telah menyamar sebagai rasul-rasul Kristus, sehingga tidak mengherankan kalau merekalah yang dianggap  benar karena memang _iblis pun menyamar sebagai malaikat terang (14)._ Paulus selalu berupaya melayani dengan baik dan benar sampai-sampai ia tidak mempersoalkan upah, _karena ia memberitakan Injil Allah kepada jemaat dengan cuma-cuma (7)._

Paulus punya keahlian sebagai tukang tenda dan membuatnya bisa mendapatkan uang, sehingga iapun melayani tanpa pernah bermaksud untuk mencari uang. Berbanding terbalik dengan yang mengaku rasul itu, justru mereka melayani fokusnya adalah uang.

Paulus selalu berusaha untuk tidak menjadi beban bagi jemaat yang dilayani sekalipun ia sedang menghadapi banyak pergumulan. Nampaknya Paulus telah mengetahui bahwa ada para rasul palsu di tengah-tengah jemaat yang kelihatan melayani dengan tekun, pintar berbicara, menguasai Firman Allah tetapi semua yang dilakukan demi uang.

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

Saat ini ada orang Kristen yang mengaku bahwa merekalah yang benar dan pelaku Injil yang benar, dengan menyalahkan gereja-gereja yang malaksanakan baptisan anak bukan baptisan dewasa, yang menyebut Allah bukan Yahwe, yang beribadah Hari Minggu bukan Sabat (Sabtu), dan lainnya. Mereka mau hidup dalam Kristus tetapi berpijak kepada hukum taurat, aneh kan?

Jangan-jangan mereka adalah orang Kristen palsu alias gadungan yang kerjanya ingin membenarkan diri dan memaksa orang untuk mengikuti pemahamannya dan pengajarannya. Banyak orang bukan pendeta tetapi perilakunya dan perkataannya berlagak sebagai pendeta, bahkan ingin disebut sebagai pendeta bahkan melebihi pendeta, tetapi tetap aja nampak kepalsuannya.

Mengapa? Karena tujuannya bukan mau membesarkan nama Allah dalam Yesus, tetapi mau membesarkan namanya sendiri, pemahamannya sendiri (pemahaman orang lain dianggap tak benar), dan gerejanya sendiri. _Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka (15)._

Mari sambutlah dan perkakukanlah dengan sukacita kehadiran para pelayan (hamba Allah/pendeta), karena mereka bekerja untuk memberitakan kebenaran Injil, sama seperti apa yang dilakukan oleh Paulus.  Untuk itu, marilah sungguh-sungguh hidup dalam KEBENARAN KRISTUS, bukan dalam kebenaran pikiranmu, lakukanlah dan tekunilah apa yang benar menurut Kristus bukan yang benar menurut pikiranmu, amen.

*SELAMAT HARI MINGGU*

*DAN*

*SELAMAT BERIBADAH*

*_(Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak-Jkt)_*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here