BELAJAR MERENDAHKAN HATI

0
387

*BACAAN ALKITAB HARI INI*

Filipi 2:1-11

*BACAAN NDC BIBLE STUDY*

Wahyu 14

*AYAT HAFALAN*

Filipi 2:2-3, Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaiknya hendaknya dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.

*RENUNGAN INSPIRASI*

Tenzing Norgay adalah seorang sherpa (pemandu pendaki gunung) berkebangsaan Nepal. Ia adalah pemandu yang sangat berpengalaman sehingga sering diikutsertakan dalam ekspedisi pendakian gunung Everest yang diadakan oleh berbagai negara. Namun namanya menjadi sangat terkenal ketika ia dan Edmund Hillary menjadi tim pertama yang berhasil mencapai puncak gunung Everest pada tahun 1953. Walaupun mendaki bersama, perdebatan ramai muncul pada saat itu tentang siapakah di antara kedua orang ini yang terlebih dahulu menginjakkan kaki di puncak. Dua tahun kemudian dalam buku biografi Tenzing Norgay yang berjudul Tiger of the Snow, dijelaskan bahwa di akhir pendakian ia mempersilakan Hillay untuk maju terlebih dahulu sehingga perdebatan itu terjawab sudah. Norgay bisa saja mendahului Hillary untuk mencapai puncak, namun ia dengan rendah hati menyadari tugasnya sebagai seorang pemandu, ia tidak mementingkan dirinya sendiri dan membiarkan pendaki yang dipandunya untuk maju terlebih dahulu

Terkadang dalam kerjasama tim, baik itu di lingkungan kerja maupun pelayanan, kita sangat ingin tampil demi mendapatkan pengakuan dan pujian atas apa yang telah kita kerjakan. Dan tidak jarang hal ini akhirnya menyebabkan konflik yang berujung pada perpecahan.

Dalam bacaan ayat firman Tuhan hari ini, *kita diingatkan untuk tidak lagi mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Namun biarlah kita boleh dengan rendah hati menganggap orang lain lebih utama. Yesus Kristus adalah teladan yang sempurna dalam hal kerendahan hati.* “Hendaklah kalian berjiwa seperti Yesus Kristus: Pada dasarnya Ia sama dengan Allah, tetapi Ia tidak merasa bahwa keadaan-Nya yang ilahi itu harus dipertahankan-Nya” (Filipi 2:5-6 BIS). *Mulailah untuk belajar merendahkan hati satu dengan yang lainnya hari ini. Peganglah prinsip ini, “Kemenangan/kemajuan rekan sekerja (orang lain) adalah kemenangan/kemajuan bersama juga.”* (EV)

*REFLEKSI DIRI*

1. Sudahkah Anda belajar untuk merendahkan hati dan mengutamakan orang lain?

2. Mengapa orang percaya harus belajar merendahkan hati antara satu dengan yang lainnya?

*POKOK DOA*

Bapa di sorga, ajar aku untuk menjadi pribadi yang rendah hati sama seperti Yesus Kristus. Roh Kudus, bimbinglah aku dan mampukanlah aku untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.

*YANG HARUS DILAKUKAN*

*Berinisiatiflah untuk bersikap rendah hati kepada orang lain.*

*HIKMAT HARI INI*

*Humility is not thingking less of yourself, it is thinking of yourself less. Humility is thinking more of others. (Kerendahan hati bukanlah memandang rendah diri sendiri, tetapi lebih sedikit memikirkan diri sendiri. Kerendahan hati adalah lebih memikirkan orang lain.) — Rick Warren*

============================

_*Setiap Firman Tuhan yang kita aminkan, maka Firman Tuhan itu hidup dalam kehidupan kita secara nyata.*_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here