Pembukaan Festival Sastra dan Rupa Kristiani 2018

0
250

Jakarta, Suarakristen.com

Festival Sastra dan Rupa Kristiani secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Henriette Hutabarat Lebang hari ini, Kamis 23 Agustus 2018 di Grha Oikoumene-Kantor PGI. Acara dimulai dengan laporan ketua panitia, Ita Siregar yang menggambarkan secara singkat tentang awal mula tercetusnya ide dan gagasan kegiatan ini, serta proses persiapan panitia festival sapa kristiani 2018 sejak sekitar bulan Mei 2018 yang lalu. Ia juga melaporkan bahwa ada 23 penulis dan 27 perupa yang terlibat dalam festival ini, baik sebagai peserta pameran lukisan, workshop dan diskusi panel.  Ketua Umum PGI dalam sambutannya menyatakan bahwa sungguh merupakan sukacita tersendiri atas adanya kegiatan ini dan menurut beliau ada banyak orang yang merindukan agar kegiatan seperti ini hadir dalam kehidupan bergereja masa kini. Firman Tuhan yang telah menjadi daging itu sudah seharusnya direspon juga melalui karya sastra, maupun seni rupa. Beliau juga menujukan sebuah buku yang dibawanya sebagai salah satu karya seniman dan sastrawan di Asia dengan judul The Bible Through Asian Eyes.

Buku tersebut berisikan karya para seniman dan sastrawan di Asia di mana 3 orang di antaranya berasal dari Indonesia. Karya dalam buku ini merupakan salah satu sumbangan yang sangat berharga bagi kehidupan umat Kristen di Asia. Selanjutnya menurut beliau ada banyak pakar dan pemerhati seni dan sastra kristiani di Indonesia, haus terus didorong agar mampu melahirkan karya-karya  otentik sebagai ekspresi atau ungkapan iman Kristiani yang lahir dari konteks dan budaya Indonesia. Kiranya melalui kegiatan ini, anugerah Tuhan dinyatakan bagi setiap pencinta dan pemerhati sastra dan seni rupa.

Acara dilanjutkan oleh Pembahasan tema festival yakni “Aku dalam Kamu, Kamu dalam Aku” oleh Romo Mudji Sutrisno. Sastrawan dan Rohaniawan ini mengatakan bahwa alangkah baiknya jika setiap orang kristiani terpanggil lewat panggilan mereka di dunia ini, seperti Bunda Teresa yang melayani dalam citra dan gambar Allah, sehingga orang-orang yang ditolongnya melihat gambaran Allah yang tercermin lewat dirinya. Yesus telah menebus kita dari kekosongan itu sehingga  kita hanya akan mendapatkan inspirasi dan ‘calling’ tersebut saat kita bersedia mengosongkan diri dan siap diisi oleh Kuasa-Nya.

Baca juga  Rakornas II Aliansi Relawan Jokowi akan Memperjuangkan Tokoh Nasional Haidar Alwi Sebagai Calon Menteri Kabinet Jokowi-Amin

Sedangkan Prof. Melani Budianta dalam pidato kebudayaannya kembali menegaskan bahwa ketika sabda menyeruak menjadi daging, ia akan hadir lewat budaya dan seni yang seharusnya tidak ekslusif, seperti sejarah kekristenan yg menyentuh berbagai bahasa, sehingga seharusnya kita harus selalu sadar akan keragaman itu dan tidak disempitkan oleh cara pandang yang bersifat ekslusif dan terbatas sehingga seni akan mampu menjadi suara hati untuk menggugah kita dan orang-orang di sekitar kita.

Pada tanggal 14 Agustus yang lalu pantia Festival Sastra & Rupa Kristiani telah memberikan penghargaan kepada penulis buku Seri Selamat Dr. Andar Ismail, sedangkan pada hari ini Panitia Festifal kembali memberikan penghargaan kepada perupa Senior asal Bali, Bapak  I Ketut Lasia yang diwakili oleh Gde Sukana dari Bali. Dalam video yang diputar bagi hadirin, I Ketut Lasia menyatakan bahwa setelah mengenal Kristus, karya-karya-Nya hadir melalui perenungan mendalam akan Firman Tuhan yang dibacanya setiap hari.

Selain dihadiri oleh beberapa penulis, perupa dan mereka yang bergelut di bidang seni seperti Eka Budianta, Nazir Tamara dan Benny Mathindas, festival juga menghadirkan perupa dan penulis tamu yang dihadirkan dari luar Jakarta yakni L. Surajiya dari Yogyakarta, Gde Sukana dari Bali, Jeli Manalu dari Riau serta Eko Poceratu dari Ambon yang di akhir acara membacakan tiga puisi karyanya.

Festival Sastra dan Rupa Kristiani akan berlangsung hingga tanggal 25 Agustus 2018 di empat lokasi kegiatan, yakni Grha Oikoumene PGI, Lembaga Alkitab Indonesia, STFT Jakarta dan BPK Gunung Mulia. Sedangkan pameran lukisan akan berlangsung hingga 6 September 2018 di Grha Oikoumene PGI lt. 1 dan lt.2.

Cp

*Ita Siregar:* 08151653447

*Abdel F. Tanias:* 082110242819

Baca juga  Pengobatan Asma yang Lebih Baik di Puskesmas Dapat Meningkatkan Pengendalian Penyakit dan Mengurangi Beban Ekonomi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here