Sebuah Hati Bagi Tunawisma

0
297

 

 

Bacaan: Yakobus 2:14-20

NATS: Kami harus tetap mengingat orang-orang miskin (Galatia 2:10)

 

Jemaat Gereja Presbiterian Pertama di Snohomish, Washington, memiliki banyak sisa makanan dari perayaan ulang tahun mereka yang ke-125. Mereka memutuskan untuk memberikan makanan tersebut kepada para wanita dan anak-anak di penampungan tunawisma terdekat. Ketika hujan yang sangat dingin turun dengan derasnya, para sukarelawan mengeluarkan bungkusan-bungkusan itu, yang salah satunya berisi kue yang besar. Seseorang berkata, “Saya harap hari ini ada yang berulang tahun.” Seorang wanita tunawisma menjawab, “Di dalam sini setiap hari merupakan hari besar.”

 

Yesus mengetahui apa yang dialami oleh para tunawisma. Dia berkata, “Rubah mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (Matius 8:20). Meskipun demikian, tak seorang pun mempunyai belas kasih yang lebih besar terhadap orang-orang miskin dibandingkan Yesus.

 

Yakobus menekankan perlunya orang-orang beriman untuk saling menolong dalam hal materi. Ia menulis, “Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata, ‘Selamat jalan, kenakanlah pakaian hangat dan makanlah sampai kenyang!’, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?” (Yakobus 2:15,16).

 

Kita harus menolong orang yang miskin rohani untuk menemukan rumah surgawi dengan berbagi Injil bersama mereka, tetapi kita jangan melalaikan orang-orang yang miskin harta benda. Sebuah hati bagi Allah juga akan menjadi hati bagi para tunawisma -VCG

 

 

BELAS KASIHAN ADALAH KASIH YANG DITUNJUKKAN DALAM PERBUATAN

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here