Memilih untuk Memberi

0
1513

 

Bacaan : 2 Korintus 9:6-15

Setahun: Pengkhotbah 5-8

Nas: Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu. (2 Korintus 9:10)

 

Renungan:

 

 

Jika pada waktu yang sama kita dihadapkan pada pilihan antara memberi dan menerima, manakah yang akan kita pilih? Dahulu saya cenderung memilih untuk menerima karena saya tak perlu mengeluarkan uang atau barang yang saya miliki untuk orang lain. Namun, setelah banyak belajar mengenai memberi dan berbagi, kini saya cenderung lebih memilih untuk memberi. Alasannya, ketika saya memilih untuk memberi, suatu saat saya akan menerima-dengan keyakinan bahwa hukum tabur tuai masih berlaku hingga kini.

 

Allah sendiri berkata bahwa selama bumi masih ada, kegiatan menabur (memberi) dan menuai (menerima) juga masih akan berlangsung dalam kehidupan manusia. Hukum ini berlaku bagi semua manusia, tanpa terkecuali. Bagi orang percaya, kekuatan pemberian akan semakin berlipat ganda karena Allah ikut “terlibat” di dalamnya. Allah tak hanya menyediakan berkat, supaya kita dapat memberi (menabur), tetapi kuasa-Nya akan bekerja melipatgandakan benih yang telah kita taburkan. Bukan hanya itu, dengan memberi, Allah akan semakin menumbuhkan karakter murah hati dalam diri kita sehingga kita semakin dapat menjadi berkat bagi orang lain.

 

Ketika kita memberi kepada orang lain, ada kesempatan untuk melihat secara langsung ekspresi dari orang yang menerima pemberian kita. Kebanyakan akan menunjukkan ekspresi bahagia dan bersukacita karena pada dasarnya manusia itu senang diberi sesuatu oleh orang lain. Mari, jangan pernah takut atau ragu-ragu untuk mengembangkan gaya hidup memberi karena pemberian kita akan mendatangkan berkat bagi kita dan orang lain. –GHJ/www.renunganharian.net

Baca juga  PENANTIAN MEMBUAHKAN PENGHARAPAN

 

PEMBERIAN YANG DILAKUKAN KARENA IMAN DAN KERELAAN TIDAK AKAN SIA-SIA.

 

 

2 Korintus 9:6-15

 

6  Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

7  Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

8  Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

9  Seperti ada tertulis: “Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.”

10  Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

11  kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.

12  Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

13  Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang,

14  sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu.

15  Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here