Teruslah Berharap

0
519

 

 

Oleh: Dave Branon

 

_Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. —Mazmur 119:50_

Baca:Mazmur 34:15-18

 

Di antara ratusan artikel yang pernah saya tulis untuk Our Daily Bread sejak tahun 1988, ada beberapa yang melekat di benak saya. Salah satunya adalah artikel dari pertengahan 90-an yang menceritakan tentang tiga wanita dalam keluarga kami yang sedang mengikuti suatu retret atau perjalanan misi, sehingga Steve, anak saya yang berumur enam tahun, dan saya memiliki waktu khusus antarpria.

 

Saat kami dalam perjalanan mengunjungi bandara, Steve memandang saya dan berkata, “Kurang asyik ya tidak ada Melissa.” Melissa adalah teman bermain sekaligus saudarinya yang berusia delapan tahun. Tak seorang pun dari kami bisa memperkirakan betapa memilukannya kata-kata itu ketika kemudian Melissa meninggal dunia akibat kecelakaan mobil saat masih remaja. Hidup kami memang menjadi “kurang asyik” setelah peristiwa itu. Perjalanan waktu mungkin sedikit menumpulkan rasa pilu itu, tetapi tidak ada yang dapat menghilangkannya sama sekali. Waktu tidak bisa menyembuhkan luka itu. Namun, ada sesuatu yang sanggup menolong kami: mendengarkan, merenungkan, dan menikmati penghiburan yang dijanjikan oleh Allah, sumber segala penghiburan.

 

Mendengarkan: “Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya” (Rat. 3:22).

 

Merenungkan: “Tuhan melindungi aku di waktu kesesakan; Ia menyembunyikan aku di dalam Rumah-Nya” (Mzm. 27:5 BIS).

 

Menikmati: “Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku” (Mzm. 119:50).

 

Hidup berubah sama sekali ketika seseorang yang kita kasihi telah pergi. Namun demikian, janji Allah sanggup memberikan pengharapan dan penghiburan kepada kita.

 

Tuhan, terima kasih karena Engkau dekat dan selalu menyertaiku. Aku bersyukur atas penghiburan dan damai sejahtera-Mu dalam kepedihan yang sedang kurasakan.

Baca juga  Mari Bersaat Teduh Setiap Malam Bersama Revivo

 

*Firman Tuhan Adalah Sumber Penghiburan Sejati.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here