Orang Cenderung Lebih Mengandalkan Manusia Daripada Tuhan            

0
3147

 

 

 

Oleh: P. Adriyanto

 

 

*_Beginilah firman TUHAN:”

*_”terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan hatinya menjauh daripada TUHAN!”_*

*_Yeremia 17:5_*

 

 

Semalam kesebelasan Garuda Muda mengalami kekalahan dari Harimau Malaysia setelah adu penalti. Pupuslah harapan kita untuk menjuarai FFA usia 19 tahun.

Sebelumnya, hampir semua penggemar sepak bola nasional, manajemen tim sampai para reporter, dalam suasana euphoria, telah merasa yakin betul dan sangat mengandalkan Egi Maulana Fikri, yang sedang mengikuti pelatihan dan diterima sebagai pemain di Lechia Gdansk, Polandia.

Walaupun Egy berhasil mencetak gol pada menit-menit pertama berdasarkan penalti, tapi setelah itu, Egy tidak berdaya menghadapi para pemain Malaysia dan bahkan pada menit ke 88 ia terpaksa digotong keluar lapangan karena cedera (berdasarkan analisis, Egi yang baru tiba dari Polandia, masih mengalami kelelahan, tapi dipaksa oleh pelatihnya bermain dua babak).

 

Contoh nyata yang lain, ada sementara pemimpin perusahaan yang silau melihat direktur baru yang menyandang gelar doktor dan orang asing, yang sangat di andalkan untuk bisa mengatrol pertumbuhan perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi. Namun, pada akhirnya  para direktur tersebut bukan saja tidak mampu menunjukkan kinerja yang hebat, tapi malah menjadi trouble maker dan  membuat perusahaan mengalami kemunduran.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering melihat orang yang tidak kunjung sembuh dari suatu penyakit, kemudian lari ke orang pintar untuk meminta kesembuhan, bukan mencari Tuhan dan tekun berdoa memohon kesembuhan. Ada berapa banyak orang yang akhirnya meninggal di tangan orang pintar atau dukun?.

 

Orang-orang ini, akan mendapatkan hukuman dari Tuhan.

*”Ia seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik;* *ia akan tinggal di tanah angus di*

*padang gurun, di negeri padang pasir yang tidak berpenduduk.”*

*Yeremia 17:6*

 

Kita sering lupa siapa sebenarnya manusia itu dengan segala keterbatasannya, sehingga di satu sisi kita sering melupakan Tuhan dan di sisi lain kita lebih mengandalkan manusia.

*”Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih daripada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat di anggap?”*

*Yesaya 2:22*

 

Sebaliknya bila kita mengandalkan Tuhan, maka Ia akan memberkati kita.

Coba simak firman di bawah ini:

*”Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN; yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”*

*Yeremia 17:7~8*

 

Bila kita mengandalkan manusia, ujungnya hanya kekecewaan dan kehancuran. Oleh sebab itu, kita harus terus mencari dan mengandalkan Tuhan, sehingga Ia akan memberkati dan melindungi kita. Tuhan akan menyinari kita dengan wajah-Nya dan memberi kita kasih karunia (Bilangan 6:24~26).

Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here