Allah Memanggil Kamu untuk Bersekutu dengan AnakNya

0
860

Oleh: Pdt.Dr. Anna Vera Pangaribuan

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

1 Korintus 1:9, Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Pada mulanya Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini untuk memperlihatkan karyaNya kepada seluruh ciptaanNya. Namun di perjalanan proses pemeliharaan dunia ini, Adam dan Hawa mengingkari janjinya kepada Allah, mereka melanggar perintah Allah. Sehingga mereka mengalami kejatuhan dalam dosa. Kejatuhan Adam dan Hawa kedalam dosa tidak diartikan bahwa Allah akan lepas tanggung jawab kepada ciptaanNya. Justru Allah mempunyai rancangan akan ciptaanNya melalui penebusan dosa manusia. Pada awalnya Allah telah memanggil umatNya untuk keluar dari kehidupan yang buruk masuk ke dalam persekutuan yang dipimpin oleh Allah.

Di dalam perjanjian baru, Allah juga menunjukkan kesetiaanNya kepada umatNya. Allah yang memanggil manusia untuk bersekutu dengan anakNya Tuhan Yesus Kristus.

Di dalam surat Paulus kepada jemaat Korintus diberitakan bahwa Allah adalah Allah yang setia kepada umatNya. Kesetiaan Allah dilihat dari panggilan umatNya untuk bersyukur di dalam persekutuan yang ditunjuk Allah. Dengan pengakuan Paulus kepada jemaat bahwa Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia. Kesetiaan Allah memanggil umatNya merupakan suatu rancangan yang tidak dapat  dilakukan atau ditebus dengan perbuatan maupun harta yang dimiliki umat. Panggilan ini merupakan anugerah terindah bagi umat sebab Allah menginginkan umat tetap setia dan selamat. Pergumulan kita saat ini, apakah kita mau dipanggil kedalam persekutuan dengan anakNya Tuhan Yesus Kristus? Sebab di dalam kegiatan sehari-hari, ibadah dan berdoa menjadi kegiatan sampingan manusia.

Baca juga  PERNYATAAN PERS PRESIDEN JOKOWI: LANGKAH PERLINDUNGAN SOSIAL DAN STIMULUS EKONOMI MENGHADAPI DAMPAK COVID19

Saudaraku kekasih, sikap kita sebagai orang percaya harusnya mempunyai pemikiran bahwa persekutuan dan doa kepada Tuhan Yesus Kristus menjadi fokus utama di dalam iman kita, bukan fokus pada duniawi ini. Ini akan membuktikan bahwa kesetiaan kita sebagai umat lebih condong kepada dunia ini dibandingkan kepada Allah. Padahal Allah setia kepada kita umatNya agar kita kuat, tangguh, dan Selamat. Oleh karena itu, marilah kita saudaraku untuk berlatih setia kepada Allah melalui membangun persekutuan kepada anakNya Tuhan Yesus Kristus di dalam kehidupan kita pribadi maupun kelompok/persekutuan melalui doa dan saling menguatkan. Amin

HAPPY DAY

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt.Dr. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here