Yesus Anak Allah Bertahta di Surga

0
768

 

 

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian

Ibrani 1:5-13

 

Saat ini kita dihangatkan dengan isu ganti presiden pada tahu 2019 yang akan datang. Sejauh ini menurut pandangan warga Indonesia, ada banyak perubahan yang dilakukan oleh para pemimpin kita, mulai dari Indonesia merdeka sampai saat ini. Namun akibat dari pengaruh kekuasaan di beberapa pihak di negara kita ini, sebahagian rakyat ikut terkontaminasi untuk menyuarakan suara duniawi bukan lagi suara kebenaran dan keadilan. Meskipun demikian kita harus berhati-hati untuk memahami setiap yang terjadi pada saat ini di negera kita ini. Secara khusus kita yang berada di posisi kaum yang minoritas untuk tetap bersikap benar dan adil. Sekarang kita harus yakin kepada Allah bahwa Allah turut campur dalam memimpin negara kita ini melalui pemimpin negara kita ini.

 

Di dalam Perjanjian Lama juga dikisahkan bahwa Israel dipimpin oleh hakim sebelum Allah membangkitkan Raja atas mereka. Setelah raja dibangkitkan oleh Allah maka raja sangat berpengaruh dikalangan politik dan keagamaan. Jika raja rajin dan taat kepada agamanya maka rakyat juga akan lebih taat, namun beberapa saat ketika pengaruh kekuasaan dan kekuatan dari bangsa lain maka power raja mulai bergeser kepada pengaruh politik dibandingkan dengan agama. Inilah warna kepemimpinan di dalam kitab perjanjian lama. Namun setelah di kitab perjanjian baru, Allah langsung mengutus AnakNya yang tunggal ke dunia yaitu Yesus. Yesus sebagai anak Allah yang melayani manusia dan menebus manusia dari dosa. Allah juga berbicara kepada manusia melalui Yesus, di dalam hal ini ada banyak pelayanan Yesus yang dikagumi oleh orang banyak. Sehingga mereka berharap bahwa Yesus mau menjadi seorang Raja yang memimpin Yahudi.

 

Melalui firman Allah pada pesta kenaikan Tuhan Yesus ke sorga pada saat ini, kita diajarkan Paulus untuk lebih mengenal siapa Yesus itu. Paulus memperkenalkan Yesus dalam kekhususannya bagi mereka, yaitu; Yesus adalah anak Allah yang langsung diutus oleh Allah ke dunia ini untuk berhubungan langsung kepada manusia dan berkomunikasi langsung dengan manusia. Di paham Yahudi anak Allah  memang di beri gelar dengan raja.  Dialah raja yang dinanti-nantikan oleh orang  banyak di dalam hidupnya.  Kemudian pernyataan bahwa Yesus adalah anak Allah berasal dari Allah bukan dari Yesus. Hal ini membuktikan bahwa Yesus adalah benar anak Allah. Kedua, sebagai seorang raja, Yesus duduk disebelah kanan Allah. Setelah Yesus menyatakan pesan kepada murid-muridNya lalu dia terangkat ke sorga. Disana Allah mau menyatakan bahwa Yesus ada dimana-mana dan mempunyai kuasa. Ketiga, Yesus adalah Allah yang kekal dari kekal hingga kekal. Sehingga kerajaan Allah juga dikenal dari kekal hingga kekal.

 

Saudaraku kekasih, Paulus memperkenalkan Yesus kepada orang Yahudi dengan pemahaman yang berbeda dari yang mereka kira. Yesus datang ke dunia sebagai anak Allah, raja, dan berkuasa. Kuasa yang dimaksudkan disini bukan kuasa duniawi tetapi kuasa yang menyatakan kebenaran, dan keadilan bagi manusia. Sekarang kita telah mengenal siapa itu Yesus, Apakah kita mau melakukan kebenaran dan menegakkan keadilan sebagaimana pengenalan kita akan Yesus melalui iman kepercayaan kita. Apakah Yesus yang kita kenal hanya sebatas tokoh legendaris? Atau tokoh terkenal di dalam Alkitab? Tentu pemahaman kita tidak begitu, harapan Paulus melalui nats ini, agar tetap setia dalam pengenalan akan Yesus Kristus di dalam hidup kita sehari-hari. Ketika kita telah memahami dengan baik maka kita juga bertanggung jawab untuk melakukan hal yang sama kepada jemaat atau orang yang masih belum mengenal Yesus seutuhnya. Melalui pengenalan yang jelas akan Yesus mempengaruhi gaya dan sikap hidup kita kedepannya, sehingga tidak ada lagi alsan kita untuk takut di dalam pekerjaan, pelayanan, kesehatan, pendidikan, dan keuangan. Oleh karena itu Saudaraku mari kita percaya akan kuasa Yesus di dalam hidup kita ini. Amin.

 

Selamat Merayakan Pesta Kenaikan Tuhan Yesus

Salam Marturia

Pdt. Dr.Anna Ch. Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here