Berakar di dalam Kristus

0
718

 

 

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

Selamat siang untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

 

Kolose 2:7, Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

 

 

Seorang pria jatuh hati kepada perempuan yang ketepatan di satu kompleks tempat tinggal. Setiap hari pria tersebut memperhatikan perempuan itu sewaktu berangkat kerja. Memang perempuan itu masih satu Minggu tinggal di komplek tersebut. Tetapi pada pandangan pertama pria tersebut sudah jatuh hati kepada perempuan itu. Seiring perjalanan waktu mereka berdua semakin dekat dan bahkan sudah beribadah bersama di gereja yang dekat dengan kompleks mereka. Hari demi hari mereka lalui, pada akhirnya mereka memutuskan untuk berumahtangga. Kemudian mereka meninggalkan kompleks tempat tinggal mereka yang sekarang dan mencari rumah baru, sebab rumah itu adalah rumah orang tuanya. Kemudian mereka mempunyai Anak-anak yang baik dan pintar, begitulah perjalan cinta pria dan perempuan yang satu kompleks itu.

 

Pelayanan Paulus juga sepeti memberikan perhatian khusus kepada jemaat agar memiliki daya tarik bagi jemaat. Ketika Paulus melayani jemaat di Kolose, ada banyak ajaran dan filsafat yang dapat mempengaruhi iman kehidupan jemaat di Kolose. Tetapi begitu bijaksananya Paulus memberikan perhatian kepada jemaat sehingga Paulus dapat menyampaikan firman Allah sebagai pegangan hidup mereka. Ketika ajaran sesat itu menghampiri kehidupan jemaat, maka Paulus datang untuk menyampaikan firman Allah: Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Berakar di dalam dia mempunyai tekanan bahwa hanya di dalam Allah saja jemaat dapat bertumbuh dan berbuah baik. Akar itu akan semakin kuat dengan catatan apabila jemaat menerima ajaran serta menghidupinya di dalam kehidupan jemaat.

Baca juga  Mari Bersaat Teduh Setiap Malam Bersama Revivo

 

Saudaraku kekasih, iman kita kepada Allah  ibaratkan sepeti pria yang sedang jatuh cinta kepada seorang perempuan. Bagaimana usaha pria tersebut untuk mendapatkan cinta dari perempuan itu. Tentu itu tidak hal yang mudah, sebagai warga jemaat yang diposisi pria tentu kita ingin menumbuhkan rasa sayang dan cinta. Begitu juga iman kita yang terus bertumbuh, adanya rasa ingin tahu dan ingin dekat dengan Allah yang akan menimbulkan akar yang kokoh dan kuat di dalam firman Allah. Akar itu akan semakin kuat dan kokoh apabila kita bergantung kepada ajaran Allah, diluar itu kita akan lemah dan mudah terpengaruh. Oleh karena itu suadaraku, marilah kita selalu merindukan dan menginginkan ajaran Allah setiap harinya di dalam hidup kita melalui pemahaman membaca Alkitab dan merenungkan maknanya. Itulah yang menumbuhkan iman kita dan kita pun siap menjalani hidup yang penuh tantangan. Amin

 

HAPPY DAY

 

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here