Standard Chartered Bank dan Prudential Indonesia Hadirkan PRULife Priority Legacy

0
747

 

 

Wujud komitmen Standard Chartered Bank dan Prudential Life Assurance dalam memenuhi kebutuhan perencanaan dana warisan bagi nasabah kelas menengah atas.

 

 

Jakarta, 20 Maret 2018 ,

 

 

 

Standard Chartered Bank (Bank) dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari ini meluncurkan PRUlife priority legacy, produk asuransi jiwa tradisional dengan premi tunggal dalam mata uang dolar AS yang didisain untuk nasabah segmen affluent & high net worth. PRUlife priority legacy hadir untuk menjawab kebutuhan perlindungan jiwa sekaligus diversifikasi aset kekayaan bagi perencanaan warisan keluarga.

 

 

 

Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan, “PRUlife priority legacy merupakan bentuk komitmen Prudential Indonesia untuk terus berinovasi seiring dengan berkembangnya kebutuhan nasabah Bank, khususnya produk yang memberikan perlindungan jiwa dan dapat dijadikan pilihan perencanaan warisan yang sesuai bagi keluarga. Sebagai perusahaan yang berusaha untuk selalu mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah, sudah merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan produk dan layanan yang tepat sehingga dapat membantu tercapainya tujuan perencanaan keuangan nasabah.”

 

PRUlife priority legacy hadir bagi nasabah Priority Standard Chartered Bank yang membutuhkan alternatif solusi perencanaan dan pengelolaan aset kekayaan yang akan diteruskan kepada generasi penerusnya. Tiga manfaat utama produk ini adalah 1x kali pembayaran di muka dengan manfaat perlindungan jiwa hingga nasabah berusia 99 tahun, nilai uang pertanggungan yang tinggi, dan tersedianya pengembangan nilai tunai untuk dapat dinikmati nasabah kelak jika diperlukan. Produk ini sudah dapat nasabah peroleh dengan premi mulai dari USD 150,000.

 

 

 

Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer, Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan, “Salah satu fokus Bank tahun ini adalah menyuguhkan produk-produk unggulan bagi nasabah di segmen affluent. PRUlife priority legacy merupakan sebuah produk yang kami persembahkan bagi nasabah priority dan menawarkan solusi perencanaan warisan yang dilengkapi dengan fasilitas kredit cerukan (overdraft), sebuah fasilitas yang hanya dimiliki oleh Bank. Hal ini diharapkan menjadi solusi terpadu untuk nasabah yang mendambakan perencanaan warisan yang memadukan kekayaan manfaat produk asuransi, kemudahan proses, serta fleksibilitas dalam pengelolaan arus kas.”

 

Sebagai bank dengan rekam jejak lebih dari 150 tahun, Standard Chartered Bank sangat memahami pentingnya menjaga warisan atau legacy yang sudah dibangun sejak lama. Perencanaan warisan sangat dibutuhkan untuk membangun dasar yang kuat agar apa yang sudah dicapai saat ini bisa terus dijaga, dibangun, dan diteruskan kepada generasi penerus.

 

 

 

Berikut beberapa keistimewaan utama PRUlife priority legacy:

 

▪ Perlindungan jiwa untuk perencanaan warisan bagi generasi penerus nasabah.

 

– Perlindungan jiwa sampai dengan usia 99 tahun.

 

– Satu kali pembayaran premi (Premi Tunggal).

 

– Faktor Pengali Manfaat Asuransi (Multiplier Benefit) yang dapat meningkatkan nilai Uang Pertanggungan hingga 350%*** dari Uang Pertanggungan.

 

– Faktor Pengali Manfaat Asuransi (Multiplier Benefit) karena kecelakaan yang dapat meningkatkan nilai Uang Pertanggungan hingga 700% ***dari Uang Pertanggungan, atau 2 (dua) kali Faktor Pengali Manfaat Asuransi.

 

▪ Memberikan jaminan dana masa depan bagi nasabah dan keluarga

 

• Nilai Tunai Yang Dijamin sejak hari pertama sebesar 82,5% dari Premi Tunggal, yang dibayarkan saat Penebusan Polis (Surrender) bersamaan dengan Bonus yang besarnya tidak dijamin.

 

• Manfaat akhir pertanggungan yang besarnya dijamin sebesar 100% dari Uang Pertanggungan yang dibayarkan pada Tanggal Akhir Pertanggungan.

 

• Adanya Bonus** yang besarnya tidak dijamin yang dapat menambah manfaat bagi Anda.

 

**Bonus adalah sejumlah nilai yang besarnya tidak dijamin oleh Penanggung dan bergantung pada kinerja dana investasi dan valuasi dari asset share yang terdiri dari Bonus Reversionari dan Bonus Terminal.

 

***Sesuai syarat & ketentuan berlaku

 

“Hingga hari ini, Prudential Indonesia telah melayani lebih dari 2,4 juta orang nasabah dan kami berharap bahwa peluncuran produk terbaru dengan Standard Chartered Bank ini akan akan membuka akses pemenuhan kebutuhan asuransi jiwa masyarakat, dan membantu masyarakat Indonesia mencapai tujuan finansialnya,” tutup Jens.

 

“Seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin membaik ditunjang iklim investasi yang semakin kondusif di tahun 2018, kami optimis bahwa kerjasama ini mampu berkontribusi positif pada segmen bisnis Wealth Management di Standard Chartered Bank. Kami berharap kerjasama dengan Prudential ini semakin memperkuat posisi Standard Chartered Bank sebagai salah satu pemain utama di bisnis Wealth Management dan Retail Banking keseluruhan di Indonesia; serta mampu memberikan lebih banyak nilai tambah bagi nasabah di tiap tahapan kehidupan,” ujar Rino.

 

 

Catatan Redaksi:

 

Tentang PT Prudential Life Assurance

 

Didirikan pada tahun 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan penyedia jasa asuransi jiwa terdepan di Indonesia dan merupakan bagian dari Prudential plc, sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Sebagai bagian dari Grup yang berpengalaman lebih dari 168 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

 

Sejak meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia merupakan pemimpin pasar untuk produk tersebut di Indonesia. Prudential Indonesia telah mendirikan unit bisnis Syariah sejak tahun 2007 dan dipercaya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia sejak pendiriannya.

 

Prudential Indonesia berkantor pusat di Jakarta dengan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang. Sampai dengan 30 Juni 2017, Prudential Indonesia melayani sekitar 2,4 juta nasabah melalui lebih dari 271.000 tenaga pemasar di 409 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh nusantara (termasuk Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali).

 

 

Baca juga  Rieke Diah Pitaloka: Indonesia Memanggil "Riset Covid-19!"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here