Tuhan Memberi Mahkota Kepada Orang yang Rendah Hati

0
1113

Oleh: Stefanus Widananta

 

 

Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan
Mazmur 149;4

Secara alamiah, manusia seringkali ingin dipuji, diperhatikan, diutamakan, dihargai dan tidak mau dianggap rendah, karena itu manusia memiliki kecenderungan untuk meninggikan diri.

Rendah hati berarti sikap seseorang yang memposisikan dirinya tidak lebih tinggi, lebih penting, lebih utama, lebih pintar, lebih benar dari orang lain
Sebaliknya orang yang tinggi hati dan sombong, cenderung membenarkan diri sendiri, meremehkan orang lain dan merasa diri benar sehingga tidak mau dikoreksi atau dikritik.

 

Pemazmur berkata, Tuhan memgajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati, karena orang yang rendah hati yang mau dikoreksi, diajar dan diluruskan jalan-jalannya

Untuk itu, Tuhan memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan, bukan hanya keselamatan dari bahaya, sakit penyakit maupun kesulitan, tetapi yang lebih penting adalah keselamatan jiwa yang kekal sifatnya.

 

Tidak ada alasan sedikitpun bagi kita untuk meninggikan diri, kita harus menyadari bahwa kita ini hanyalah berasal dari debu dan semua yang kita miliki sesungguhnya berasal dari Tuhan, jangan pernah kita merasa atau berpikir bahwa kekuasaan, kekayaan, status sosial yang kita dapat, itu semuanya karena kekuatan tangan kita, kepandaian kita, sehingga kita bisa memperolehnya.

 

Ingatlah Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati, kita dimahkotai dengan keselamatan

Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

Tuhan Yesus memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here