Perkataan Penuh Roh

0
474

Oleh: Oscar Wirawan

 

 

Kisah Para Rasul 4:8-20

 

Dengan *penuh Roh Kudus*, Petrus berbicara *penuh kuasa:*

 

“Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua,

*Yesus adalah* batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri —, namun ia telah menjadi *batu penjuru*.

 

Dan *keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia,* sebab di bawah kolong langit ini *tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”*

 

Ketika sidang itu melihat *keberanian Petrus* dan Yohanes dan *mengetahui, bahwa* keduanya *orang biasa* yang *tidak terpelajar, heranlah mereka;* dan mereka mengenal keduanya *sebagai pengikut Yesus*.

 

Semua pengikut Yesus yang dipenuhi Roh Kudus pasti *perkataannya tegas, berani, penuh kuasa, dan sangat meyakinkan menyatakan kebenaran kerajaan Allah.*

 

Sebaliknya, perkataan yang berasal dari hikmat manusia seringkali *meragukan, tidak jelas, tidak meyakinkan, tidak pasti, relatif dan situasional.*

 

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri *manakah yang benar* di hadapan Allah: *taat kepada kamu atau taat kepada Allah.*

 

Orang yang tidak penuh Roh Kudus dan tidak hidup oleh pimpinan Roh Kudus akan *sibuk berkata sia-sia, persoalan manusiawi, duniawi, sementara, tren musiman, analisa, prediksi, dugaan tanpa kepastian dan ketidak-jelasan.*

 

Beda dengan Petrus yang bersikap tegas dan sangat meyakinkan, “Sebab *tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.”*

 

Orang yang dipenuhi Roh Kudus *tidak mungkin diam dan tidak bersaksi tentang kerajaan Allah*

 

Karena saat kita *menerima Roh Kudus, kita menerima kuasa,*  dan kita *menjadi saksi-Nya* di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Kisah Para Rasul 1:8

 

JBU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here