Tuhan Memberi Kekuatan Baru Bagai Rajawali Yang Terbang Tinggi Dengan Kekuatan Sayapnya

0
4853

Oleh: P. Adriyanto

 

“Orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru;  mereka seumpama  rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak merasa lelah.”

*Yesaya 40:31*

 

 

Sejak dulu, saya sangat gemar dengan kuda dan burung rajawali. Terutama burung rajawali ini dapat memberi inspirasi dan pelajaran iman yang berharga bagi kita.

Rajawali (subardo buteaninae) dapat berusia sampai 70 tahun. Tinggi badannya 90 cm dan bentangan sayapnya dapat mencapai 2.5 meter. Rajawali dapat terbang sampai 125 mil dan paling jauh 1.100 mil.

Beberapa catatan yang menarik dari kehidupan rajawali adalah :

 

° pada usia 40 tahun, ia harus mengalami transformasi fisik yang sangat menyakitkan untuk memperbarui kondisi fisiknya (paruhnya melengkung ke dada sehingga sulit untuk mematuk makanan, kuku-kukunya menjadi tumpul dan bulu-bulunya menjadi tebal sehingga sulit terbang).

 

° Ia harus mencari lereng tebing batu yang tinggi, di mana ia  mematuk-matukkan paruhnya ke batu sehingga  copot.

Setelah paruhnya yang baru tumbuh, maka ia mulai mencopoti kuku – kukunya, dan  terakhir adalah mrncopoti bulu-bulunya. Tentu ia harus menanggung kesakitan yang luar biasa selama proses transformasi di atas.

 

Pelajaran yang dapat kita petik dari kehidupan rajawali:

 

# Rajawali melatih terbang anak-anaknya dengan keras. Dicengkeramnya anaknya, dibawa terbang tinggi, kemudian dilepaskan. Ketika anaknya akan jatuh ke tanah, disambarnya lagi untuk diterbangkan. Demikian seterusnya sampai si anak pamdai terbang (jenis burung lain tidak pernah mendidik anaknya untuk terbang).

 

Demikian juga Tuhan dalam mendidik umat yang dikasihi-Nya. Kita tidak pernah dimanjakan.  Tuhan selalu mengajar kita dengan membiarkan kita ditimpa berbagai pencobaan agar kita menjadi kuat.

Baca juga  PENGURAPAN MENUJU PENOBATAN: KASUS DAUD

*¹ “Laksana rajawali yang menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya.”*

*Ulangan 31:11*

 

*²  Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”*

*Ibrani 12:5~6*

 

# Apabila Rajawali menghadapi badai angin, ia tidak gentar karena ia dapat terbang lebih tinggi lagi.

Tuhan menghendaki agar iman kita tidak surut dalam menghadapi badai kehidupan, marabahaya dan pencobaan, karena itu akan memperkuat iman kita.

Karena kasih-Nya kepada kita, Tuhan akan meluputkan kita dari segala marabahaya.

*”Walau seribu orang rebah di sisimu dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu”*

*Mazmur 91:7*

 

Kita harus percaya bahwa Tuhan akan memperbarui kekuatan kita baik iman percaya kita, kesehatan kita terutama pada usia lanjut. Hidup kita juga akan diperbarui seperti burung rajawali bila kita mau bertobat dan dilahirkan kembali.

Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here