Resiko Memperjuangkan Kebenaran

0
1354

Oleh: Christian T

 

*Renungan BGA (Baca Gali Alkitab )

 

*Bacaan Alkitab : Markus 6:14-29*

 

 

 

*Syalom, sahabat-sahabat setia pembaca BGA yang terkasih dalam Kristus Yesus,*

 

Sudah menjadi prinsip umum dan dianggap sebuah kebenaran yang pasti tentang hukum tabur dan tuai, yakni ” apa yang ditabur, itulah dituai” arti aplikatifnya adalah jikalau kita melakukan kebaikan, kita akan mendapatkan hasil atau balasan kebaikan juga, namun jika kita melakukan kejahatan akan menghasilkan atau balasan yang jahat pula.

 

Namun dalam perenungan BGA kali ini, kita mendapatkan tidak sesuai dengan prinsip hukum tersebut diatas, yakni melakukan kebaikan atau kebenaran menghasilkan atau mendapatkan keburukan atau malapetaka. Dalam perikop ini dikisahkan Yohanes Pembaptis dipenjara dan bahkan dipenggal kepalanya untuk diberikan kepada anak gadis Herodian dan selanjutnya diberikan kepada ibunya, Herodian, istri Herodes. Peristiwa ini terjadi pada saat pesta besar berkenaan hari ulang tahun Herodes dan karena hatinya begitu gembira menyaksikan anak gadis itu menari dan juga dalam keadaan mabok, Herodes berjanji untuk memberikan apa saja dan bahkan setengah dari kerajaannya pun akan diberikan sesuai permintaannya.

 

Atas petunjuk ibunya akhirnya yang diminta adalah kepala Yohanes Pembaptis karena begitu besar dendamnya kepada Yohanes akibat tegorannya yang keras kepada Herodes karena sudah  mengambil Herodias, istri Filipus, saudaranya.

 

*Sahabat BGA yang terkasih dalam Yesus,* kita sudah mengetahui tentang Yohanes Pembaptis, integritasnya dan ketegasannya. Tegurannya kepada Herodes adalah sebuah kebenaran dan ketulusannya demi kebaikan Herodes, karena yang telah dilakukan Herodes adalah sesuatu perbuatan yang “haram” ( tidak halal ). Tetapi apa yang diterima oleh Yohanes adalah penjara dan kematian.

 

*Sobat yang terkasih,* apa yang dialami oleh Yohanes Pembaptis tidak bertentangan dengan hukum tabur tuai atau membatalkan hukum tabur tuai itu. Pada satu sisi hukum tabur tuai adalah benar, namun pada sisi lain kenyataan yang diterima paradoks dengan hukum tersebut.

 

*Sobat,* memang acapkali kita melihat, menyaksikan, mendengar dan bahkan mengalami bahwa kita telah melakukan kebaikan namun balasannya atau yang kita terima adalah keburukan.

 

Mungkin diantara kita sudah sekian lama melayani dan sudah banyak memberikan bantuan baik moril maupun materiil, tetapi kita masih banyak mengalami banyak masalah atau kesulitan, dan bahkan yang diterima adalah penjara dan kematian.

 

*Ingatlah, sobat !*

 

Peringatan Yesus :

 

*Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku ( Luk 9:23 )*

 

Rasul Paulus berkata :

 

*” Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia, ” ( Fil 1:29 )*

 

Tuhan Yesus memberkati

 

Salam dan doa

Christian T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here