Pelajar Islam Indonesia (PII) Perangi Hoax dengan Penguatan Budaya Literasi

0
641

 

 

RAPAT PIMPINAN NASIONAL (RAPIMNAS)

PENGURUS BESAR PELAJAR ISLAM INDONESI (PII)

PERIODE 2017-2020

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

 

Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2017-2020 akan menggelar pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) pada Kamis, 25 Januari 2018 di Aula Plaza Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta akan dilanjutkan dengan agenda persidangan sampai Minggu, 28 Januari 2018 di Pusdiklat Kemensetneg. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan konsolidasi gerakan nasional Pelajar Islam Indonesia (PII).  

Ketua Pelaksana Rapimnas Fajar Imam Hasanie menerangkan Rapimnas PII akan dihadiri oleh Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI Bapak. Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staff Presiden Bapak. Eko Sulistyo,  Keluarga Besar PII diantaranya Bapak. Nasrullah Larada, M.Si., Bapak Tantri Abeng, Bapak Ahmad Yani, Bapak Shofwat Hadi serta tokoh lainnya. Sebanyak 26 pengurus wilayah se-Indonesia pun telah mengkonfirmasi kehadirannya untuk siap mensukseskan kegiatan tersebut.    

Fajar menambahkan, beberapa rangkaian kegiatan Rapimnas PII diantaranya akan diisi dengan seminar literasi dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pemateri dari lintas lembaga dan kementerian seperti, pimpinan organisasi pelajar (Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama, Ikatan Pelajar Al Washliyah), Kemendikbud, BNPT, Kemenkominfo, Perpusnas, Kemenkop dan Kedeputian Kantor Staff Kepresidenan, ujarnya.

Sementara Ketua Umum PB PII  Husin Tasrik Makruf Nasution mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut sebagai upaya membangun sinergitas dengan stakeholder organisasi dengan semangat kolaborasi  untuk mencapai harmonisasi dan konsolidasi tujuan organisasi. Oleh karena itu tema Rapimnas PII kali ini adalah “Harmonisasi Gerakan PII, Menuju Pelajar Bekeadaban”. 

Husin juga menerangkan, PII di era kepemimpinannya siap mengambil peran dengan  empat titik fokus Misi PB PII Priode 2017-2020,  yang akan dibangun adalah peran PII dalam Penguatan Pendidikan karakter, penigkatan budaya literasi, pedidikan lingkar ketiga dan keadilan pedidikan, sebagaimana penjelasan berikut :

Baca juga  Menghentikan PLTA Batang Toru Sama Dengan Menebang 12 Juta Pohon

Penguatan pedidikan karakter; Keberadaan pelajar berkarakter mewakili komunitas yang terdidik dan relatif berkeadaban. Partisipasi aktif pelajar dalam melakukan daur belajarnya dikeluarga, sekolah dan masyarakat akan memunculkan aktivitas yang dinamis yang tumbuh dari kesadaran diri sendiri akan tanggung jawabnya sebagai subjek pendidikan. Juga memiliki Kompetensi  kemampuan  pelajar untuk  bersikap,  menggunakan  pengetahuan  dan keterampilan  untuk  melaksanakan  suatu  tugas  di  sekolah,  masyarakat,  dan  lingkungan  dimana  yang bersangkutan  berinteraksi.

 

Peningkatan budaya literasi; islam mengajarkan untuk tidak taklid buta tuli dalam setiap persoalan. Generasi muda harus kuat dalam meneliti dan mekaji berbagai ilmu pegetehuan. Degan gerakan literasi akan mecerdaskan kehidupan bangsa. 

Pendidikan lingkar ketiga; keterlibatan  masyarakat  dalam penyelenggaraan  pendidikan  dan  pengembangan  karakter  pelajar.  Masyarakat  disini  bisa  berarti masyarakat  umum  ataupun  stakeholder  yang  concern  terhadap  dunia  pendidikan  dan  kepelajaran khususnya  PII.  Isu  ini  merupakan  pengembangan  dari  belajar  berbasis  pengalaman  atau  pembelajaran berbasis  masalah.  Dengan  pelibatan  pihak  ketiga  seperti  organisasi  yang  fokus  terhadap  pelajar  maka pelajar akan dilatih untuk menghadapi masalah di luar sekolah sebagai bekalnya nanti di masa depan. Dengan cara PII melakukan pembasisan masa baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat sesuai minat bakat dan kondisi geografis.

 

Keadilan pendidikan; Dewasa ini, orang-orang  kaya  sangat  mudah  untuk  mengakses  sekolah dengan  kualitas  serba high, sedangkan orang-orang miskin hanya mampu bersekolah dengan bangunan yang memperihatinkan. PII mendorong pemerintah harus lebih melakukan pemerataan pendidikan Bagi seluruh masyarakat, sesuai peraturan presiden nomor 87 tahun 2017 pasal 13 ayat 4 tentang pelaksana dan tanggung jawab menteri dalam negeri bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan Gubernur, Bupati, dan atau Walikota, dalam menyusun kebijakan, penganggaran dan penyediaan sumber daya dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter.

Untuk diketahui, Pelajar Islam Indonesia (PII) berdiri sejak 04 Mei 1947 di Yogyakarta, yang memiliki tujuan “Kesempurnaan Pendidikan Dan Kebudayaaan Yang Sesuai Dengan Islam Bagi Segenap Rakyat Indonesia Dan Ummat Manusia”.

Diterbitkan  PB PII Periode 2017-2020

Sekretariat   : Jl. Menteng Raya No. 58 Jakarta Pusat 10340 

E-mail : pbpii.untukindonesia@gmail.com / Website :  www.pbpii.id 

Kontak : Sekertaris Jendral PB PII Aris Darrusalam ( 0813-2141-3717)/ 

Ka. Departemen Media dan Advokasi PB PII  Gugun Gunawan  (085716492311)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here