Hidup ini adalah Pilihan

0
5823

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty

 

 

Terlalu banyak varian-varian didalam hidup ini sehingga kita kadang harus memilih dengan pikiran yang cerdas. Kadang untuk makan saja kita harus memilih dengan rupa-rupa alasan dan pertimbangan, karena tidak semua makanan yang enak sekalipun bisa kita makan sebebasnya. Untuk menentukan jodoh, pekerjaan, pergaulan, lingkungan tempat tinggal dan pendidikan misalnya, kita juga harus memilih dengan berbagai pertimbangan. Itulah hidup dengan beraneka varian yang begitu komplek masalahnya, dimana sebuah pilihan harus diambil.

 

Kadang kita seakan terperangkap dalam dilema kehidupan dan pergaulan untuk memilih yang baik diantara yang buruk. Kadang karena tidak enak perasaan, kita terpaksa terus bergaul dengan mereka-mereka yang dari sisi etika moralitas tidak bisa dipertanggung-jawabkan kehidupannya. Ada kebersamaan, tetapi kebersamaan itu hanya dipermukaan dan semu sifatnya. Karena dibalik semua itu ada iri dan dengki, ada persaingan tidak sehat dan cemburu berlebihan. Kadang ada kebencian yang dibalut ucapan-ucapan manis yang cuma dibibir, sedangkan dihati lain. Kadang ucapan terdengar sangat romantis dan sangat rokhani, tetapi dalam realitas pelaksanaan hidup sehari-hari berbanding terbalik, sehingga hidup itu tidak lagi sejahtera.

 

Kadang kita sering menyebut nama Tuhan, tetapi kehendak dan keinginan Tuhan tidak nampak dalam perilaku keseharian pergaulan kita. Dan yang paling tragis, justeru dilingkungan yang kita anggap suci malah justeru disanalah berseliweran segala macam hal negatif yang digambarkan diatas. Disinilah kita harus ambil pilihan-pilihan cerdas dalam menjalani hidup ini. Apakah kita mau ikut-ikutan cara hidup duniawi yang penuh dengan sisi-sisi negatif dan tidak rokhani ini, ataukah kita memilih untuk tetap menjaga kesucian diri kita dan kemurnian Iman kita. Apakah kita mau ikut-ikutan kebiasaan bergosip ria, membedah kekurangan orang lain, mengelompok pada pihak kita dan membuat batas dengan yang lain.

Baca juga  GEREJA 57 SEN

 

Ataukah kita memilih untuh hidup berdamai dengan semua orang, mengasihi mereka dengan tulus hati, tidak membicarakan kekurangan mereka karena kita sadar kita juga punya seribu satu macam kekurangan. Pilihan-pilihan baik dan cerdas akan menentukan kedamaian di hati kita, dipandangan mata Tuhan dan indahnya pergaulan di hidup ini. Itulah hidup yang penuh dengan pilihan, dan kita diberi kesempatan untuk dengan bijaksana memilih. Karena kita diberi akal, pikir, rasa dan hati yang bijaksana oleh Tuhan untuk memilih dengan bebas dan bertanggung-jawab. Tuhan menanti pilihan-pilihan cerdas kita!

 

Selamat beraktivitas dengan pilihan-pilihan cerdas! Gb.  jm.  241017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here