Dwi Bahasa dan Dwiformat LAI

0
102

 

 

Oleh Sigit Triyono (Sekum LAI)

www.alkitab.or.id IG: lembagaalkitabindonesia

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris adalah dua Bahasa yang sangat populer digunakan oleh  semua mitra Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Komunikasi yang paling efektif dan efisien sudah semestinya  menggunakan bahasa yang paling dipahami oleh para pihak yang berkomunikasi.

Oleh karena mayoritas mitra LAI menggunakan Bahasa Indonesia maka LAI mengkomunikasikan berbagai pesan-pesannya ke publik lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia. Dalam realitasnya, LAI adalah juga anggota dari persekutuan lembaga-lembaga penerjemahan dunia (“United Bible Society” – UBS) yang selalu menggunakan Bahasa Inggris. Seringkali para mitra di lingkungan UBS kurang dapat menangkap secara utuh dan detail dinamika yang ada di LAI oleh karena faktor bahasa.

Tahun ini LAI memulai tradisi baru. Laporan tahunan LAI yang akan terbit bulan Juli ini  (karena menunggu semua selesai diaudit oleh auditor eksternal), akan menggunakan dwibahasa – Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ini dimaksudkan agar para mitra yang menggunakan Bahasa Inggris akan lebih dimudahkan memahami dinamika yang ada di LAI.

Tahun ini LAI juga sedang menyusun booklet profile LAI yang memudahkan bagi siapa saja untuk mengenal LAI dengan cepat dalam waktu singkat. Booklet inipun akan diterbitkan dalam dwibahasa – Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jadi apabila bertemu dengan kolega dari manca negara yang masih belum paham tentang LAI, dengan booklet tersebut diharapkan akan sangat membantu.

LAI memiliki majalah Warta Sumber Hidup (WSH) yang targetnya diterbitkan 3 kali setahun. Majalah ini berisi artikel-artikel dan berita-berita yang dapat memberikan penguatan bagi semua mitra LAI. Selama ini WSH disebarkan 80% ke pelosok negeri untuk memberikan penguatan bagi para mitra LAI yang ada di daerah terpencil. Semua mitra LAI di daerah menggunakan Bahasa Indonesia, maka selama ini dirasa tidak mendesak WSH ditampilkan dalam Bahasa Inggris. Namun ke depan WSH juga akan didistribusikan ke mitra LAI yang berbahasa Inggris. Oleh karena LAI akan mengupayakan agar WSH tampil dalam dwibahasa.

Disamping soal Bahasa, media komunikasi juga memberikan pengaruh yang sangat besar kepada efektivitas dan efisiensi komunikasi. Bagi mitra LAI di luar negeri dan mitra LAI di perkotaan Indonesia, jelas jalur digital menjadi wahana yang jauh lebih efektif ketimbang jalur terbitan cetak.

Laporan Tahunan LAI, booklet profile LAI dan WSH sedang disiapkan untuk terbit dalam format digital, bukan hanya dalam format PDF. Diharapkan dengan media digital yang langsung dapat dibuka melalui email, WA maupun dibuka melalui media sosial LAI, semua mitra dapat menikmati “paperless world”.

Media digital terus dikembangkan oleh LAI. Tahun ini sudah diresmikan fungsi Departemen Layanan Digital yang secara khusus bertugas mengembangkan segala produk yang berhubungan dengan Alkitab digital untuk umat di Indonesia. Dengan semangat untuk melayani umat melalui dunia digital maka secara progresif format produk dan layanan LAI akan terus dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria, watak dan spirit digital.

Dengan semangat ini LAI berambisi untuk menghimpun semua potensi sumberdaya yang berserak di kalangan mitra LAI, baik di dalam maupun luar negeri. LAI memiliki sifat ekumenis yang sangat luas karena sudah sangat lama diterima oleh semua gereja Kristen dan Katolik di Indonesia. LAI melayani umat di negeri kepulaun terbesar di lingkungan lembaga penerjemahan di Asia Pasifik.  Tidaklah berlebihan bila LAI memproklamirkan diri sebagai “The Center of Digital Bible Development in Asia Pacifik”. UBS yang berkantor di London sudah memberikan lampu hijau dukungan kepada LAI.

Dwibahasa – Bahasa Indonesia dan Inggris, Dwiformat – format cetak dan digital, akan terus dijalankan dan dikembangkan bersama secara paralel oleh LAI. Semuanya ini demi menjangkau seluruh umat dalam rangka mewujudkan “Alkitab Untuk Semua”.

*#SalamAlkitabUntukSemua.*

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here