Catur Kehidupan

0
26

 

 

 

Oleh: Pdt. Stefanus Hadi Prayitno

 

 

Tidak seorangpun yg bisa memenangkan permainan catur hanya dengan melakukan gerakan melangkah maju terus, tapi dia akan bergerak dalam strategi yang kadang harus melangkah mundur, memutar, bahkan terkadang mengorbankan beberapa buah Perwira Caturnya untuk tujuan kemenangan.

 

Demikian pula dengan kehidupan kita, tidak selamanya harus melangkah ke depan terus, tapi terkadang kita harus perlu mundur selangkah untuk mengambil langkah yang lebih strategis.

 

Seringkali juga kita harus mengorbankan sesuatu milik kita yang berharga, sesuatu yang menyakitkan dan membuat akan lebih sedih.

 

Semua itu kita lakukan dengan sebuah kesadaran bahwa kesuksesan sejati itu membutuhkan pengorbanan.

 

Jika hari-hari ni sepertinya kehidupan Anda berjalan “mundur”, maka jangan takut, apalagi stress, tapi pakailah waktu-waktu ini sebagai bahan evaluasi untuk mengambil langkah yang lebih tepat untuk meraih masa depan yang jauh lebih baik.

 

Percayalah, saat kita tetap melakukan yang terbaik sekalipun sepertinya belum mnghasilkan apa-apa, sejatinya kita telah membangun masa depan yang penuh dengan kemenangan.

 

Teruslah bergerak, jangan diam, jangan menyerah !!! Jika hidup kita adalah seumpama permainan Catur, maka TUHAN-lah yang menggerakan semua bidak hidup Anda.

 

DIA tahu Langkah-langkah terbaik yang memberikan kemenangan, DIA adalah Mastermind di balik kehidupan kita, DIA yang merancang segala keberhasilan hidup Anda.

 

Apapun yg terjadi, tetaplah bersyukur dalam permainan Catur-NYA.

 

“TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.

TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.”

(Mazmur 121:5-8)

 

Semangat sore

Jesus bless Yoυ.

Baca Juga  Tuhan adalah Gembalaku

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here