Iman yang Tahan Uji

0
1105

Oleh: Pdt Martunas P. Manullang.

 

Selamat pagi dan salam damai sejahtera bagi kita semua.

 

IMAN YANG TAHAN UJI. Atau MENANG TERHADAP PENCOBAAN. Atau IMAN YANG MENANG (TERHADAP PENCOBAAN). Itulah inti dari renungan pagi ini. Ayat selengkapnya berbunyi sebagai berikut: “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” (Yakobus 1:12).

 

Ada banyak pencobaan yang dihadapi manusia dalam hidupnya. Dalam ayat 9-11 dari Yakobus pasal 1 ini, ada disinggung tentang kedudukan dan kekayaan. Dengan demikian, pada ayat 12 ini, ada hubungannya dengan hal tersebut. Pencobaan di bidang moral bagi seseorang, entah dia orang kaya maupun orang miskin.

 

Menurut Yakobus, setiap orang harus memikul beban yang ditanggungkan atasnya dan serentak dengan itu, ia sendiri harus menghadapi cobaan batin yang dihadapinya.   Jika orang percaya mengambil sikap “menghadapi cobaan dengan ketabahan, kesabaran dan ketekunan”, mereka akan menerima kekuatan dari Tuhan, sehingga dapat memenangkan ujian imannya, mereka mengalahkan pencobaan tersebut.      Jika hal inilah yang terjadi, maka mereka akan memperoleh mahkota yang disediakan oleh Allah bagi setiap orang yang menang.

 

Mahkota itu adalah kehidupan itu sendiri, yang memang telah disediakan oleh Allah bagi orang yang telah memenangkan perjuangan dan pergumulan imannya. Iman yang kuat, iman yang bertahan dalam ujian atau pencobaan dan iman yang menang.

 

Apakah yang menjadi dasar kekuatan iman ini? Yaitu kasih mereka terhadap Allah.     Hanya orang yang hidup dalam kasih Allah mampu bertahan dalam kesetiaan imannya. Dan orang yang hidup dalam kasih kepada Allah akan menerima peneguhan dan penguatan iman, setiap saat.

 

Baca juga  PENGHARAPAN KEPADA TUHAN ADALAH SAUH YANG KUAT BAGI JIWA KITA

Jadi, saat kita sebagai orang percaya menyadari kasih dan kebaikan Tuhan kepada kita, maka ini menjadi sumber kekuatan bagi kita untuk melawan godaan dan cobaan apa pun. Untuk itu, marilah kita tetap mengingat (dan menghitung) anugerah, kasih dan berkat Tuhan yang telah kita terima. Dan marilah kita hidup di dalamnya dengan penuh rasa syukur dan sukacita kepada Allah, karena kasih-Nya yang amat besar dan ajaib yang dilimpahkan-Nya kepada kita, hari lepas hari. Kasih Allah adalah sumber kekuatan bagi kita untuk menolak dan mengalahkan setiap pencobaan dalam hari-hari hidup kita. Inilah IMAN YANG TAHAN UJI. Itulah IMAN YANG MENANG. MENANG TERHADAP PENCOBAAN.      Selamat beraktivitas di hari ini. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

 

Pdt Martunas P. Manullang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here