Kekristenan: Gerakan Keagamaan Terhebat di Dunia

0
152

Pdt. Lushak Andrews M. Butarbutar, M.Th.

Pdt. Lushak Andrews M. Butarbutar, M.Th
Pdt. Lushak Andrews M. Butarbutar, M.Th

Kekristenan merupakan Gerakan Terhebat di dunia. Kalau dilihat dari sudut pertumbuhannya yang luar biasa dan dampaknya di seluruh dunia, Kekristenan bisa disebut “Kisah Terhebat yang terlupakan”.

Kekristenan merupakan gerakan sedunia yang memiliki wakil di setiap negara di dunia ini. Kerajaan Kristus mempunyai lebih banyak penduduk daripada bangsa paling padat penduduknya di bumi. Ia mempunyai lebih banyak karyawan dan “pelanggan” daripada Coca-Cola, KFC, Microsoft atau General Motors. Aset Gereja di seluruh dunia jauh melebihi gabungan asset 500 perusahaan Fortune, yang paling kaya. Orang Amerika saja memberi  sepuluh kali lebih banyak kepada Gereja-gereja dan pelayanan daripada yang mereka belanjakan untuk olahraga setiap tahun. Pengunjung gereja setiap bulan sangat melampaui gabungan jumlah yang menghadiri pertunjukan-pertunjukan olahraga sepanjang tahun.

Di sepanjang waktu, buku paling laris di dunia, setiap tahun, sebenarnya adalah Alkitab. Tidak pernah kedua. Alkitab juga merupakan buku yang paling banyak diterjemahkan, dibaca dan dipelajari di sepanjang sejarah. Setiap tahun lembaga-lembaga Alkitab Protestan menerjemahkan Alkitab ke dalam 18 bahasa baru. Pada tahun 2000 M, delapan dari 10 orang  sudah memiliki akses pada seluruh Alkitab dalam bahasa-bahasa mereka sendiri. 9 dari 10 orang akan mempunyai akses pada kitab Perjanjian Baru. Sudah lebih dari 2600 bahasa Alkitab diterjemahkan.

Injil juga sedang disiarkan oleh radio di dalam 250 bahasa. Pada tahun 2100 siaran radio dan rekaman-rekaman dan CD-CD Injil audio diharapkan bisa menjangkau 99% populasi dunia.

Film yang paling banyak ditonton dan diterjemahkan dalam sejarah adalah film “Yesus”. Lebih dari 750 juta orang di 217 negara telah menonton film tentang Yesus. Terjemahan-terjemahan baru film itu sedang diproduksi setiap 10 hari. Pada tahun 2000 film Yesus telah tersedia dalam bahasa-bahasa yang dikenal oleh 90% penduduk dunia.

“Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” (Yoh 4:35)

Prestasi-prestasi para misionaris yang luar biasa ini dan proyek-proyek yang sedang dijalankan semuanya lebih luar biasa kalau orang memikirkan/mempertimbangkan perspektif historis: Sesudah kematian dan kebangkitan Yesus Kristus ada 120 orang percaya berkumpul untuk berdoa. Dalam beberapa hari 3000 orang ditambahkan. Setelah 3 abad walaupun berulang kali mengalami penganiayaan yang berat di kekaisaran Romawi ada 10 juta orang yang mengaku Kristus hidup. Pada akhir millennium pertama, 1000 M, jumlah ini telah bertumbuh menjadi 50 juta. Pada tahun 1800 jumlah orang yang menyebut dirinya Kristen (dari semua denominasi: Katolik, Ortodoks dan Protestan) adalah 215 juta jiwa.

Pada tahun 1886 buku “The Crisis of Missions” yang ditulis oleh Pierson, abad pertama misi-misi Protestan dianalisa. Dalam hanya 100 tahun terjemahan-terjemahan Alkitab Protestan telah bertambah dari 50 menjadi 250; badan-badan misi dari 7 menjadi 100, misionaris dari 170 menjadi 3000; kontribusi dari  250.000 dollar menjadi  10 juta dollar. Dan jumlah petobat dari 50.000 menjadi 2,5 juta orang.

Pada tahun 1795 gerakan misionaris Protestan modern diluncurkan oleh William Carrey.  Dalam seabad, pada tahun 1900, jumlah orang yang mengaku Kristen telah berlipatganda menjadi 500 juta jiwa. Dalam abad ini jumlah orang yang mengaku Kristen telah berlipat empat kali menjadi sekitar 2 Milyar orang. Walaupun statistik bisa keliru, walaupun kita tidak tahu pastinya berapa orang Kristen yang telah sungguh-sungguh bertobat dan lahir baru. Akan tetapi sekalipun seperempat dari orang yang menyebut diri Kristen, jumlah yang masuk Kristen tetap masih sangat banyak. Tidak ada dalam sejarah yang dapat dibandingkan dengan ekspansi Gereja Kristus di seluruh dunia, maupun usaha-usaha misionaris yang sangat besar yang ia cakup dan kelaparan spiritual yang ia wakili.

 

Ahli statistik Gereja, Dr David Barret telah menghitung rasio orang Kristen “lahir baru” pada total jumlah penduduk di dunia pada waktu itu:

1430 – satu dari Sembilan puluh sembilan

1790 – satu dari empat puluh sembilan

1940 – satu dari tiga puluh dua

1960 – satu dari dua puluh empat

1980 – satu dari enam belas

1993 – satu dari Sembilan

Saat ini 700 juta orang Kristen yang mengaku sebagai orang Kristen lahir baru. Barret melaporkan bahwa “Kerajaan Kristus sedang berkembang lebih dari tiga kali rata-rata pertumbuhan populasi dunia”

Petunjuk lain peningkatan aktivitas misionaris yang cepat dapat dilihat dalam fakta bahwa pada tahun 1970, dua-pertiga orang Kristen ada di Barat (Eropa dan AS). Namun saat ini 75% orang Kristen hidup di dunia non-Barat. Karena itu saat ini ada jauh lebih banyak orang Kristen di “ladang-ladang misi” daripada di “negara-negara pengirim misionaris” tradisional. Di Arika misalnya pada tahun 1900 ada 10 juta orang Kristen. Saat ini ada lebih dari 300 juta orang Afrika yang menyebut dirinya Kristen! Di Amerika Latin ada 50.000 orang Protestan pada tahun 1900. Pada tahun 2000 sudah ada 100 juta orang Protestan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Di Asia Gereja sedang bertumbuh pada angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di China saja ada 70.000 orang yang masuk Kristen Protestan setiap harinya, walaupun gereja-gereja di Cina sedang mengalami penganiayaan. Firman Kristus sedang digenapi.

“Di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya” (Mat 16:18)

Tantangan besar yang sedang dihadapi Gereja saat ini adalah kebutuhan mendesak akan pengajaran Alkitab. Dunia sedang diinjili secara dangkal tetapi tidak secara memadai dimuridkan. Khususnya di Afrika kita sering menerima permohonan mendesak akan lebih banyak bahan bacaan dan pelatihan kepemimpinan yang lebih banyak. Karena itu, lembaga-lembaga misi Protestan haruslah menyediakan buku-buku rohani, brosur-brosur, surat-surat edaran, laporan-laporan berkala, siaran radio dan tape dan kursus-kursus pelatihan-pelatihan kepemimpinan seperti kursus pelatihan pemuridan, seminar Kebangunan Rohani dan Reformasi, Seminar Pandangan Dunia Alkitabiah, Seminar Allah dan Pemerintah, Lokakarya dan KTT Penginjilan.

Potensi gerakan Kristen sedunia yang besar dan belum dimanfaatkan untuk mentransformasi dunia adalah tak terhitung. Di waktu lampau, orang-orang Kristen yang takut akan Tuhan dan percaya Alkitab yang menghentikan pengkorbanan manusia, pembunuhan bayi/amak-amak, olahraga-olahraga yang menumpahkan darah, kanibalisme (kebiasaan memakan manusia), membakar janda, prostitusi anak-anak, perbudakan, dan kejahatan-kejahatan kemanusiaan yang lain. Bayangkan apa yang bisa dicapai di waktu yang akan datang dengan sumber daya manusia sedunia da fasilitas-fasilitas Gereja, seandainya kita sungguh-sungguh memobilisasi umat Kristen untuk berdoa dan bertobat? Seandainya Tuhan mencurahkan RohNya dalam kebangunan rohani di seluruh dunia, hasilnya akan sangat menggemparkan. Seperti kata Luther,”Kalau prinsip-prinsip Kristen menjadi acuan moralitas masyarakat, ia akan mengubah wajah masyarakat itu dan akan mengubah wajah dunia”

 

Potensi Gereja sangat besar sekali. Akan tetapi Gereja seringkali menjadi raksasa yang tertidur. Sekiranya Gereja-gereja sedunia bangkit lagi, reformasi dan kebangunan rohani Protestan akan mengubah dunia.

 

“Dan umatKu, yang atasnya namaKu disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajahKu, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari surga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan dosa mereka.” (2 Taw 7:14) (DBS)

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here